Selasa, 10 Februari 2026   |   WIB
id | en
Selasa, 10 Februari 2026   |   WIB
Perkuat Kompetensi SDM Geospasial Lintas Instansi, BIG Resmi Tutup Pelatihan GIS dan GPS

Cibinong, Berita Geospasial - Pusat Pengembangan Kompetensi Informasi Geospasial (PPKIG) Badan Informasi Geospasial (BIG) menutup `Pelatihan Desktop GIS Open Source` dan `Pelatihan Aplikasi Teknologi GPS untuk Pengukuran Posisi Teliti` yang berlangsung pada 2–6 Februari 2026. Pelatihan ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kompetensi sumber daya manusia (SDM) di bidang geospasial.

Hadir pada sesi penutupan, Pelaksana Harian (Plh.) Kepala Bidang Keselamatan dan Pengujian Balai Besar Kalibrasi Fasilitas Penerbangan (BBKFP) Kementerian Perhubungan Arif Budiman mengapresiasi pelatihan yang dilaksanakan secara klasikal ini.

“Pelatihan ini memiliki nilai strategis dalam penguatan kapasitas SDM. Kami berharap pengalaman yang diperoleh selama pelatihan dapat diterapkan secara optimal di forum kerja, khususnya di BBKFP,” ujar Arif.

Ia juga menegaskan komitmen BBKFP untuk mempererat kerja sama dengan BIG, terutama melalui kolaborasi program dan pelatihan tematik di masa mendatang. Selain telah memetakan kebutuhan pelatihan tahun ini, pihak BBKFP juga berencana menjajaki peluang kegiatan lainnya, termasuk harapan agar kebutuhan kalibrasi dapat difasilitasi dalam kemitraan tersebut.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama BIG Mone Iye Cornelia Marschiavelli menyampaikan bahwa selama lima hari pelatihan, para peserta menunjukkan antusiasme tinggi dalam menyerap materi, baik secara teori maupun praktik lapangan.


Penyerahan sertifikat kepada peserta Pelatihan Desktop GIS Open Source /dok.PPKIG BIG

Menurutnya, pelatihan ini merupakan langkah awal bagi peserta untuk memahami bidang geospasial secara menyeluruh sekaligus mempererat sinergi antarlembaga. “Ke depan, kita bisa tingkatkan melalui kerja sama yang lebih kolaboratif. Bahkan, bukan tidak mungkin kita susun kurikulum baru yang benar-benar pas dan memberi manfaat 100 persen,” jelasnya.

Sementara Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Informasi Geospasial BIG Ratna Sari Dewi menegaskan bahwa pelatihan perlu dilaksanakan secara rutin dan berkelanjutan. Peningkatan kompetensi tidak selalu harus dilakukan melalui pelatihan terpusat di BIG, melainkan dapat dikembangkan melalui skema in-house training di instansi masing-masing.

“Kami berharap bapak dan ibu dapat mengelola data spasial dengan lebih baik di instansi masing-masing. Semoga pelatihan ini menjadi bekal untuk terus berkembang dan memberikan manfaat bagi institusi bapak dan ibu,” pungkasnya.

Berdasarkan hasil evaluasi akhir, seluruh peserta pelatihan dinyatakan lulus. Dari 13 peserta Pelatihan Desktop GIS Open Source, seluruhnya lulus dengan rincian satu peserta berkategori ‘Cukup’, lima peserta berkategori ‘Baik”, dan tujuh peserta berkategori “Sangat Baik’. Nilai tertinggi diraih oleh Inggrid Hosiana Simanjuntak dengan skor 86,88.

Seluruh peserta Pelatihan Aplikasi Teknologi GPS untuk Pengukuran Posisi Teliti dari BBKFP Kementerian Perhubungan juga dinyatakan lulus dengan kategori sangat baik. Nilai tertinggi diraih oleh Della Aprilia Arifah dengan skor 89,56.


Peserta Pelatihan Desktop GIS Open Source /dok.PPKIG BIG

Pelatihan Desktop GIS Open Source diikuti peserta dari Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan Provinsi DKI Jakarta; Dinas Komunikasi, Informatika, Statistik dan Persandian Kota Semarang; serta Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, dan Pertanahan Kabupaten Kotabaru. Sementara Pelatihan Aplikasi Teknologi GPS untuk Pengukuran Posisi Teliti diikuti oleh perwakilan BBKFP Kementerian Perhubungan.

Melalui pelatihan ini, BIG menegaskan komitmennya dalam memperkuat kapasitas SDM lintas instansi sekaligus mendorong pemanfaatan informasi geospasial secara optimal dalam mendukung tugas dan fungsi pemerintahan.

Reporter: Kesturi Haryunani
Editor: Intan Pujawati