Cibinong, Berita Geospasial — Transparansi dan akuntabilitas menjadi kunci tata kelola pengadaan barang/jasa yang efektif dan efisien. Untuk memperkuat hal tersebut, Badan Informasi Geospasial (BIG) menggelar `Workshop Katalog Elektronik Versi 6, Penilaian Indeks Tata Kelola Pengadaan (ITKP), dan Penggunaan Sistem Pengadaan Secara Elektronik (SPSE) Versi 5` pada 28–29 Oktober 2026.
“Perlu kita pahami bersama bahwa penilaian ITKP bukan sekadar upaya memenuhi indikator atau memperoleh nilai yang baik. Lebih dari itu, ITKP merupakan salah satu instrumen mendorong perbaikan tata kelola pengadaan secara berkelanjutan,” ujar Kepala Biro Umum dan Keuangan BIG Tito Setiawan saat membuka kegiatan.
Workshop ini diikuti Pejabat Pembuat Komitmen (PPK), Pejabat Pengadaan, serta Pejabat Fungsional Pengelola Pengadaan Barang/Jasa di BIG. Kegiatan tersebut menjadi wadah memperkuat pemahaman peserta terhadap kebijakan dan sistem pengadaan pemerintah, sekaligus mendorong penerapannya dalam pelaksanaan tugas sehari-hari.
Melalui narasumber dari Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah (LKPP), peserta mempelajari regulasi terbaru mengenai katalog elektronik, mekanisme penilaian ITKP, serta penggunaan sistem pengadaan pemerintah. Peserta juga mengikuti praktik penggunaan SPSE melalui Portal Pengadaan Nasional (Indonesia National Procurement Portal/Inaproc) versi 5 untuk meningkatkan pemahaman teknis dalam menjalankan proses pengadaan secara elektronik.
Melalui workshop ini, BIG mendorong peserta menindaklanjuti materi dan praktik yang diperoleh dengan langkah nyata di unit kerja masing-masing. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas proses pengadaan, memperkuat pemenuhan indikator ITKP, serta membangun tata kelola pengadaan yang transparan dan akuntabel.
Reporter: Luthfia Nuraini
Editor: Kesturi Haryunani