Kamis, 07 Mei 2026   |   WIB
id | en
Kamis, 07 Mei 2026   |   WIB
Mengenal Indonesia Lewat Peta, Pengalaman Seru Komunitas Silih Asah Bogor di BIG

Cibinong, Berita Geospasial - Suasana berbeda terlihat di Badan Informasi Geospasial (BIG) pada Rabu, 6 Mei 2026. Puluhan anak bersama orang tua dari Komunitas Silih Asah Bogor mengikuti kunjungan edukatif untuk mengenal informasi geospasial.

Kegiatan ini dirancang interaktif, mulai dari peragaan drone, paparan materi, hingga menggambar peta. Peserta juga diajak melihat peta tiga dimensi, atlas taktual, serta mengikuti kuis membaca Peta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).


Tommy Nautico selaku koordinator humas yang memberikan sambutan /Risa Krisadhi

Ketua Komunitas Silih Asah Bogor Septiva Elin mengatakan, kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperluas wawasan anak sejak dini melalui pengalaman belajar yang beragam. “Kami tahu anak-anak ini sedang dalam masa pengenalan. Jadi, kami berupaya memberikan pengetahuan seluas mungkin,” ujarnya.

Septiva menjelaskan, pihaknya berupaya melakukan pendekatan lintas bidang untuk membantu anak-anak mengenali minat dan bakatnya sebelum menentukan cita-cita. “Kami ingin mereka memilih masa depan berdasarkan pemahaman yang luas. Siapa tahu ada yang berbakat membuat peta, misalnya peta keanekaragaman hayati atau peta kawasan bencana di Indonesia,” imbuhnya.

Menurut Septiva, interaksi langsung dengan lingkungan belajar mampu memberikan pengalaman yang lebih membekas. Tidak hanya bagi anak-anak, tetapi juga bagi para orang tua.

Menanggapi hal tersebut, Humas BIG Tommy Nautico menuturkan bahwa kunjungan ini menjadi bagian dari upaya meningkatkan literasi geospasial di kalangan generasi muda. Pemahaman spasial merupakan salah satu kecerdasan dasar manusia yang perlu diasah, sesederhana kemampuan menentukan arah.

“Pengenalan geografi dan peta perlu dipupuk sejak dini, sehingga BIG membuka ruang edukasi bagi komunitas belajar. Apalagi mereka sudah punya kelas geografi, ini sangat relevan,” ujar Tommy.

Pada sesi materi, Erna Kusumawati dari Direktorat Atlas dan Penggunaan Informasi Geospasial BIG mengajak peserta memahami Indonesia melalui peta dan atlas. Gambaran permukaan bumi tersebut dapat memuat foto, grafik, dan narasi yang sistematis, mencakup aspek wilayah, sumber daya, hingga potensi bencana.

“Dengan peta, kita bisa memahami di mana suatu wilayah berada, bagaimana kondisinya, dan apa potensi maupun risikonya. Dari sini, kita belajar mengenal Indonesia secara lebih menyeluruh,” ujarnya.

Selain mendukung perencanaan pembangunan dan aktivitas harian, Erna menekankan bahwa informasi geospasial, terutama atlas, merupakan media edukasi yang menarik dan komprehensif bagi anak-anak.

Melalui kegiatan ini, BIG dan Komunitas Silih Asah Bogor berharap lahir generasi yang tidak hanya mengenal peta, tetapi juga mampu memahami ruang dan wilayah sebagai bagian penting dari kehidupan dan pembangunan Indonesia.

Reporter: Kesturi Haryunani
Editor: Intan Pujawati