Kamis, 22 Februari 2024   |   WIB
id | en
Kamis, 22 Februari 2024   |   WIB
Sinergi Informasi Spasial dan Toponim Pulau melalui SIPULAU

Bogor, Berita Geospasial – Badan Informasi Geospasial (BIG) telah menyelesaikan pengembangan aplikasi Sistem Informasi Pulau (SIPULAU) yang dapat diakses melalui https://sipulau.big.go.id/. SIPULAU adalah sistem informasi berbasis WebGIS yang berisi informasi pulau-pulau di Indonesia berdasarkan Gazeter Republik Indonesia (GRI). Aplikasi ini dibangun sejak tahun 2021, kemudian mengalami pengembangan lebih lanjut, hingga penggunaannya disosialisasikan pada 21 November 2023, di Bogor.

“Sistem Informasi Pengelolaan Pulau diperlukan dalam mengintegrasikan berbagai informasi terkait pengelolaan pulau. Informasi yang dimaksud antara lain: nama rupabumi, alokasi administrasi wilayah, luas pulau, dan panjang garis pantai. Selain itu terdapat informasi terkait kependudukan, sosial-budaya, ekonomi, lingkungan, hingga sumber daya alam hayati dan non-hayati pulau”, demikian disampaikan Kepala Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai (PKLP) BIG Yosef Dwi Sigit Purnomo dalam sambutannya.

Dijelaskan bahwa integrasi informasi pulau ini merupakan hasil sinergi bersama berbagai kementerian/lembaga (K/L) yang terhubung dalam simpul jaringan di antaranya Kementerian Dalam Negeri, Pusat Hidro-Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal), Kementerian Kelautan dan Perikanan, dan Badan Riset dan Inovasi Nasional.

“SIPULAU dibangun secara akurat, dengan aksesibilitas yang mudah dan terbuka, sehingga diharapkan dapat dimanfaatkan secara luas oleh masyarakat. Aplikasi ini juga mendukung K/L/pemerintah daerah dalam pengambilan keputusan dengan mengacu satu data pulau yang sama," lanjut Sigit dalam sambutannya.

SIPULAU dikembangkan dengan beberapa keunggulan, di antaranya: aplikasi berbasis Web GIS (Web Geographic Information Systems), penyebarluasan informasi geospasial sesuai dengan Satu Data Indonesia (SDI), basis data nama rupabumi baku pulau sesuai dengan GRI, keterhubungan dengan web service/sistem SSO INA-Geoportal (fitur/map service) dan simpul jaringan BIG, serta analisis spasial berbasis query dan filter. Selain menampilkan data pulau (titik dan poligon) beserta informasi atributnya, SIPULAU juga dilengkapi berbagai fitur yang memudahkan pengguna, mulai dari fitur unduh data hingga memberikan komentar terhadap data pulau yang ada di SIPULAU untuk ditindaklanjuti dalam kegiatan Penyelenggaraan Nama Rupabumi. Lebih lanjut, pengguna juga dapat mengaktifkan layer Electronic Navigational Chart (ENC).

Sebagai informasi, hingga semester 1 tahun 2023, terdapat 17.061 nama rupabumi unsur pulau yang telah ditetapkan dalam Keputusan Kepala BIG No. 22 tahun 2023 tentang Nama Rupabumi Baku Tahun 2023. Pada semester 2 tahun 2023 terdapat penambahan yang sudah dilakukan proses pengumuman dan penelaahan tanggapan, sehingga jumlah pulau yang akan dibakukan namanya pada tahun 2023 menjadi sebanyak 17.375 pulau. (IP/LR)