Cibinong, Berita Geospasial - Siswa National High Jakarta School mengunjungi Badan Informasi Geospasial (BIG) untuk mempelajari sistem koordinat dan pemanfaatan data geospasial dalam kehidupan nyata pada Kamis, 16 April 2026. Kegiatan edukatif ini berlangsung interaktif, memadukan pemaparan materi, praktik lapangan, hingga diskusi aktif.
Pada sesi materi, Raa Ina Sidrotul Muntaha dan Rina Amritasari dari Direktorat Sistem Referensi Geospasial menjelaskan konsep real-world coordinate systems secara sistematis. Mereka memaparkan bahwa data geospasial merupakan fondasi penting dalam berbagai kebijakan dan pembangunan.
“Data geospasial adalah data yang menunjukkan posisi objek di permukaan bumi dan telah diolah sehingga bisa digunakan untuk pengambilan keputusan,” jelas Rina di hadapan para siswa.
Ia juga menekankan pentingnya keseragaman sistem referensi dalam pemetaan nasional. Tanpa satu acuan yang sama, integrasi data akan sulit dilakukan.
“Jika setiap pihak menggunakan sistem koordinat yang berbeda, maka data tidak akan saling cocok. Karena itu, Indonesia menggunakan satu sistem referensi nasional,” tambahnya.

praktik trigonometri dalam survei dan pemetaan /abdi maulana
Sedangkan, Raa Ina atau yang akrab disapa Roi, mengajak siswa memahami penerapan nyata data geospasial dalam kehidupan sehari-hari, khususnya dalam pembangunan dan mitigasi bencana. “Data geospasial digunakan untuk mendukung pembangunan infrastruktur seperti jalan, jembatan, MRTJ (Moda Raya Terpadu Jakarta), kereta cepat, serta untuk memantau gempa, kenaikan muka air laut, dan potensi tsunami,” ujarnya.
Setelah sesi teori, para siswa mengikuti praktik trigonometri dalam survei dan pemetaan. Mereka belajar menggunakan alat survei serta memahami teknik triangulasi untuk mengukur jarak dan sudut secara langsung.
Kegiatan semakin menarik dengan adanya kuis interaktif yang mendorong siswa untuk aktif berpikir dan berdiskusi. Suasana belajar pun terasa hidup dan partisipatif.
Kunjungan ditutup dengan sesi foto bersama dan refleksi siswa. Melalui kegiatan ini, para siswa tidak hanya memperoleh pengetahuan baru, tetapi juga pengalaman langsung yang memperkaya pemahaman mereka tentang pentingnya informasi geospasial.
Reporter: Kesturi Haryunani
Editor: Intan Pujawati