Selasa, 07 Juli 2026   |   WIB
en | id
Selasa, 07 Juli 2026   |   WIB
150 Peta Tematik Terintegrasi, BIG Kejar Target 310 IGT hingga 2029

Cibinong, Berita Geospasial - Badan Informasi Geospasial (BIG) menggelar Monitoring dan Evaluasi (Monev) Penyelenggaraan Informasi Geospasial Nasional yang digelar secara daring pada Selasa, 23 Juni 2026. Kegiatan ini menjadi forum penting untuk mengonfirmasi capaian Rencana Aksi Penyelenggaraan Informasi Geospasial Nasional serta mengevaluasi perkembangan kompilasi dan integrasi Informasi Geospasial Tematik (IGT) periode 2025–2026 sebagai bagian dari implementasi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025–2029.

Deputi Bidang IGT BIG Antonius Bambang Wijanarto mengatakan, evaluasi berkala diperlukan untuk memastikan seluruh target penyelenggaraan informasi geospasial nasional dapat dicapai melalui kolaborasi yang kuat antarpemangku kepentingan.


Direktur Integrasi dan Sinkronisasi IGT BIG Lien Rosalina memaparkan perkembangan pelaksanaan
Rencana Aksi Penyelenggaraan Informasi Geospasial Nasional /Agung TM

“Lebih dari 60 persen kebutuhan implementasi masih terkait dengan kompilasi dan integrasi IGT,” ujar Anton.

Karena itu, lanjut Anton, keberhasilan pelaksanaan rencana aksi sangat bergantung pada sinergi lintas sektor, baik dalam mempercepat kompilasi dan integrasi IGT, memperkuat simpul jaringan, maupun meningkatkan kapasitas sumber daya manusia.

“Tujuan kita bukan hanya menghasilkan data dan peta yang lebih banyak, tetapi menghadirkan informasi yang dapat digunakan untuk mengambil kebijakan yang lebih tepat, pembangunan yang lebih efektif, dan pelayanan publik yang lebih baik,” katanya.

Pada kesempatan yang sama, Direktur Integrasi dan Sinkronisasi IGT BIG Lien Rosalina memaparkan perkembangan pelaksanaan Rencana Aksi Penyelenggaraan Informasi Geospasial Nasional. Hingga saat ini, sebanyak 150 peta tematik telah berhasil terintegrasi. Sedangkan, target RPJMN 2025–2029 menetapkan capaian 310 IGT yang harus terkompilasi dan terintegrasi.

“Dari total 245 IGT yang memiliki rencana aksi, baru 138 yang sudah dikompilasi. Artinya masih terdapat 107 IGT yang menunggu penyampaian dan konfirmasi dari kementerian/lembaga terkait,” ujar Lien.

Melalui monev ini, BIG bersama kementerian dan lembaga terkait melakukan verifikasi capaian pelaksanaan rencana aksi sekaligus mengidentifikasi langkah percepatan yang diperlukan untuk memenuhi target penyelenggaraan informasi geospasial nasional.

Forum ini juga menjadi sarana memperkuat koordinasi antarinstansi agar proses kompilasi dan integrasi IGT dapat berjalan lebih cepat dan terukur. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi yang melibatkan perwakilan kementerian dan lembaga pemerintah yang berperan dalam penyelenggaraan informasi geospasial nasional.

Reporter: Risa Krisadhi
Editor:Kesturi Haryunani