Selasa, 07 Juli 2026   |   WIB
en | id
Selasa, 07 Juli 2026   |   WIB
BIG Sosialisasikan Evaluasi Kinerja Simpul Jaringan IG Tahun 2026

Cibinong, Berita Geospasial - Transformasi digital pemerintahan mendorong penguatan pengelolaan data geospasial nasional. Untuk mempercepat upaya tersebut, Badan Informasi Geospasial (BIG) menggelar Sosialisasi Evaluasi Kinerja Simpul Jaringan Informasi Geospasial (IG) Tahun 2026 bagi kementerian, lembaga, dan pemerintah daerah wilayah Indonesia bagian barat secara daring melalui zoom meeting dan siaran langsung YouTube Pada Senin, 18 Mei 2026.

Kegiatan ini menjadi langkah awal menyamakan persepsi, sekaligus memperkuat komitmen antarinstansi dalam membangun infrastruktur informasi geospasial nasional melalui penguatan Simpul Jaringan Informasi Geospasial Nasional (JIGN).

Deputi Bidang Infrastruktur Informasi Geospasial BIG Ibnu Sofyan menegaskan, penguatan sumber daya manusia (SDM) dan kolaborasi antarsimpul jaringan menjadi faktor penting dalam mendukung transformasi digital serta kebijakan berbagi pakai data geospasial.

“Pemenuhan SDM survei pemetaan sebagai salah satu pilar infrastruktur informasi geospasial adalah salah satu aspek fundamental dalam penilaian dan evaluasi tahun ini,” ujar Ibnu.

Ia juga menjelaskan, bahwa evaluasi kinerja simpul jaringan informasi geospasial tahun 2026 dilakukan terhadap sekitar 633 simpul jaringan yang tersebar di seluruh Indonesia. Evaluasi tersebut diharapkan mampu mendorong peningkatan kualitas tata kelola data geospasial di tingkat pusat maupun daerah.

Sedangkan, Direktur Kelembagaan dan Jaringan Informasi Geospasial BIG Rachman Rifai mengatakan jika evaluasi tahun ini menghadirkan pendekatan baru karena mulai terintegrasi dengan Evaluasi Pemerintahan Digital.

“Untuk pertama kalinya, evaluasi kinerja simpul jaringan IG dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia,” kata Rachman.

Ia menyebutkan, dari total 633 simpul jaringan, sebanyak 457 simpul telah terhubung ke JIGN. Adapun 176 simpul lainnya ditargetkan segera terintegrasi sebelum penutupan penilaian pada akhir Juni 2026.

Penguatan aspek SDM juga menjadi perhatian dalam sosialisasi tersebut. Direktur Sumber Daya Manusia Informasi Geospasial BIG Sumaryono mengatakan bahwa SDM memiliki peran sentral dalam menjaga keberlanjutan ekosistem informasi geospasial nasional.

“SDM adalah jantung dari ekosistem pembangunan yang mengalirkan data dan menggerakkan integrasi,” ujar Sumaryono.

Selain pemaparan kebijakan, sosialisasi juga diisi penjelasan teknis mengenai mekanisme evaluasi dan pengisian indeks kinerja simpul jaringan melalui aplikasi Simojang (Sistem Informasi Monitoring dan Evaluasi Kinerja Simpul Jaringan Informasi Geospasial Nasional). Materi disampaikan oleh Kepala Kelompok Kerja Kelembagaan Jaringan Informasi Geospasial Aris Haryanto.

BIG menargetkan hasil evaluasi kinerja simpul jaringan informasi geospasial Tahun 2026 diumumkan pada Oktober 2026, bertepatan dengan peringatan Hari Informasi Geospasial (HIG).

Reporter: Risa Krisadhi
Editor: Kesturi Haryunani