Cibinong, Berita Geospasial – Badan Informasi Geospasial (BIG) menerima kunjungan mahasiswa Environmental Geography Student Association (EGSA) Universitas Gadjah Mada (UGM) pada Rabu, 28 Januari 2026. Kunjungan ini bertujuan memberikan gambaran nyata mengenai peran strategis data geospasial dalam pembangunan nasional sekaligus membuka wawasan mahasiswa tentang peluang karier di bidang geografi.
Dosen pendamping EGSA UGM Ahmad Cahyadi menyampaikan, para mahasiswa datang dengan antusiasme tinggi untuk menyerap pengetahuan praktis di bidang geospasial. “Kami berharap kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi mahasiswa, terutama pemahaman tentang dunia kerja dan kebijakan yang berkaitan dengan BIG,” ujarnya.
Kepala Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama BIG Mone Iye Cornelia Marschiavelli dalam sambutannya menegaskan peran penting BIG sebagai Lembaga Pemerintah Non-Kementerian (LPNK) yang bertanggung jawab dalam penyelenggaraan informasi geospasial nasional. Menurutnya, seluruh proses perencanaan, mulai dari pembangunan hingga penanggulangan kebencanaan, harus berbasis data spasial yang akurat dan terintegrasi.
Sambutan pembukaan oleh Kepala Biro Hukum, Hubungan Masyarakat, dan Kerja Sama BIG Mone Iye Cornelia Marschiavelli /dok.BIG
“Mudah-mudahan kunjungan ini berkesan dan memberikan banyak ilmu dari para narasumber yang kompeten. Kami berharap, di masa mendatang, rekan-rekan tidak lagi datang sebagai tamu, tetapi sebagai rekan kerja kami di BIG,” tutur Mone.
Rangkaian kegiatan diawali dengan pemaparan profil BIG oleh Humas BIG, Achmad Faisal Nurghani. Ia menjelaskan secara komprehensif visi dan misi BIG, tugas pokok sebagai penyelenggara utama informasi geospasial Indonesia, serta berbagai layanan dan produk unggulan, seperti Sistem Referensi Geospasial Indonesia (SRGI), Ina-Geoportal, Atlas Nasional Indonesia, dan Kebijakan Satu Peta (KSP).
Selanjutnya, Gin Gin Gustiar menyampaikan materi bertajuk `Implementasi Keilmuan Geografi dalam Pekerjaan di BIG`. Materi ini menjadi perhatian utama mahasiswa karena mengulas secara konkret penerapan teori geografi dalam praktik kerja di lembaga negara.
Materi Implementasi Keilmuan Geografi dalam Pekerjaan oleh Gin Gin Gustiar /dok.BIG
Gin Gin menekankan bahwa lulusan geografi memiliki peran strategis di BIG, mulai dari pemetaan dasar hingga analisis tematik yang mendalam. Ia juga menyoroti pentingnya penguasaan teknologi pendukung, seperti Sistem Informasi Geografis (SIG), penginderaan jauh, kecerdasan buatan berbasis geospasial (GeoAI), pemodelan dan pemrograman, keahlian pilot drone untuk pemetaan, geo-statistik, PostGIS, hingga otomasi.
“Kemampuan-kemampuan tersebut terus berkembang dan menjadi tuntutan utama seiring dinamika kebutuhan Pembangunan,” ujarnya.
Usai sesi diskusi yang berlangsung interaktif, kegiatan ditutup dengan kunjungan ke Balai Layanan Jasa dan Produk (BLJP). Di lokasi ini, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung untuk memahami proses hilirisasi data geospasial hingga dimanfaatkan oleh publik. Petugas BLJP menjelaskan secara rinci prosedur akses layanan data yang dapat digunakan masyarakat maupun instansi pemerintah untuk mendukung riset dan pembangunan.
Melalui kunjungan ini, BIG berharap mahasiswa EGSA UGM memperoleh inspirasi sekaligus kesiapan yang lebih matang sebelum terjun ke dunia kerja. Sinergi antara dunia pendidikan dan lembaga pemerintah dinilai menjadi kunci dalam menyiapkan generasi ahli geospasial masa depan yang kompeten, adaptif, dan berintegritas.
Reporter: Intan Pujawati
Editor: Kesturi Haryunani