Selasa, 27 Januari 2026   |   WIB
en | id
Selasa, 27 Januari 2026   |   WIB
BIG Perkuat Kolaborasi Data Gayaberat Nasional untuk Dukung Riset dan Mitigasi Kebumian

Bandung, Berita Geospasial – Badan Informasi Geospasial (BIG) melalui Direktorat Sistem Referensi Geospasial (DSRG) terus memperkuat kolaborasi strategis dalam penyelenggaraan dan pemanfaatan data gayaberat nasional. Komitmen tersebut diwujudkan melalui kerja sama dengan Pusat Survei Geologi (PSG), Badan Geologi Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), serta Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung (FITB-ITB), yang dilaksanakan pada Kamis, 22 Januari 2026.

Kolaborasi dengan PSG dilakukan melalui berbagi data gayaberat untuk wilayah Kabupaten Bogor. Data tersebut dimanfaatkan DSRG BIG untuk meningkatkan kualitas model geoid lokal yang sebelumnya telah dikembangkan berbasis data gayaberat nasional.

Di sisi lain, data gayaberat dari BIG digunakan oleh PSG untuk meningkatkan resolusi peta anomali gayaberat bouguer residual guna mendukung analisis dan identifikasi patahan aktif.


Direktur DSRG BIG Moh. Fifik Syafiudin dan Dekan FITB-ITB Dudy Darmawan Wijaya dok.DSRG

“Secara prinsip, kami berharap sharing data gayaberat ini dapat mendukung pencapaian output di Badan Geologi maupun di BIG,” ujar Ketua Tim Kerja Pemetaan Tematik PSG Akbar Cita.

Selain dengan PSG, DSRG BIG juga menjalin kerja sama dengan FITB-ITB melalui pemanfaatan peralatan gravimeter tipe LCR (LaCoste-Romberg). Peralatan ini digunakan untuk mendukung kegiatan akademik, riset, dan penelitian di bidang kebumian, sekaligus menjadi sarana penguatan kapasitas sumber daya manusia di bidang geodesi dan geofisika.

“Pengoperasian gravimeter LCR oleh ITB memiliki nilai strategis dalam penyediaan data gayaberat sebagai komponen penting dalam mitigasi fenomena kebumian (earth phenomena). Selain itu, kolaborasi ini juga mendukung pelaksanaan Tri Dharma Perguruan Tinggi,” jelas Direktur DSRG BIG Moh. Fifik Syafiudin.

Senada, Dekan FITB-ITB Dudy Darmawan Wijaya menyampaikan bahwa dukungan BIG melalui pemanfaatan gravimeter LCR memberikan manfaat nyata bagi mahasiswa. “Mahasiswa tidak hanya memahami teori dan konsep, tetapi juga memperoleh pengalaman praktik langsung di lapangan. Ini sangat penting untuk meningkatkan kompetensi lulusan,” ungkapnya.

Kolaborasi yang terus terjalin ini mencerminkan komitmen BIG dalam menyediakan data geospasial, khususnya data gayaberat, yang akurat, mutakhir, dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui penguatan kerja sama lintas instansi dan dunia akademik, BIG mendorong penyelenggaraan informasi geospasial yang berkualitas sekaligus memperkuat ekosistem riset dan inovasi kebumian di Indonesia.

Reporter:Bagas Triarahmadhana
Editor: Kesturi Haryunani