Selasa, 07 Juli 2026   |   WIB
en | id
Selasa, 07 Juli 2026   |   WIB
BIG Dukung Verifikasi Lokasi Sekolah Rakyat dengan Data Geospasial

Cibinong, Berita Geospasial – Pembangunan Sekolah Rakyat mulai memasuki tahap verifikasi lokasi dengan melibatkan dukungan data geospasial. Untuk memperkuat proses tersebut, Badan Informasi Geospasial (BIG) menerima kunjungan Kementerian Sosial dan Kementerian Pekerjaan Umum pada Selasa, 19 Mei 2026.

Pertemuan ini menjadi tindak lanjut pembahasan mekanisme verifikasi pemilihan lokasi Sekolah Rakyat yang akan dibangun di berbagai wilayah Indonesia. Program tersebut merupakan amanah dari Instruksi Presiden Nomor 8 Tahun 2025 yang mengatur tentang Optimalisasi Pelaksanaan Pengentasan Kemiskinan dan Penghapusan Kemiskinan Ekstrem.

Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico menjelaskan, pemerintah memberi perhatian serius terhadap akses pendidikan masyarakat rentan. Menurutnya, pembangunan Sekolah Rakyat menjadi salah satu langkah strategis untuk menekan angka anak tidak sekolah di Indonesia.


Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial Robben Rico menjelaskan, pemerintah memberi perhatian serius terhadap akses pendidikan masyarakat rentan /Dok. BIG

“Presiden memberikan perhatian, mengingat bahwa menurut data BPS (Badan Pusat Statistik) terdapat lebih dari empat juta anak yang tidak sekolah di Indonesia,” ujarnya.

Robben yang juga menjabat sebagai Koordinator Tim Kerja Pembangunan Sekolah Rakyat meminta BIG turut mendukung pembangunan sekolah melalui pemanfaatan data dan informasi geospasial. Dukungan tersebut dinilai penting untuk memastikan lokasi sekolah sesuai dengan kondisi wilayah dan kebutuhan masyarakat.

Hal senada disampaikan Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis Direktorat Infrastruktur Dukungan Pendidikan Kementerian Pekerjaan Umum Deddy Agus Susanto. Ia mengatakan, identifikasi karakteristik wilayah menjadi tahapan krusial sebelum pembangunan dilakukan.

“Kami mengharapkan dukungan BIG terkait metode identifikasi awal karakteristik tanah secara cepat, peta, data, atau acuan resmi yang dapat digunakan dalam penentuan lokasi terkait kondisi kawasan rawan bencana, serta mekanisme tertentu dalam menentukan sumber air bersih,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Sekretaris Utama BIG Belinda Arunarwati Margono menyatakan kesiapan BIG untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat melalui penyediaan data dan informasi geospasial yang dibutuhkan.


Foto bersama BIG dengan Sekretaris Jenderal Kementerian Sosial dan Kepala Subdirektorat Perencanaan Teknis Direktorat Infrastruktur Dukungan Pendidikan
Kementerian Pekerjaan Umum /Dok. BIG

“Kami senang sekali dapat terlibat dalam pembangunan Sekolah Rakyat ini, serta akan menyiapkan data dan informasi geospasial yang dibutuhkan. Jika sekiranya diperlukan Perjanjian Kerja Sama, dapat dilaksanakan paralel dengan kegiatan ini,” kata Belinda.

Dukungan BIG juga diperkuat oleh ketersediaan berbagai produk informasi geospasial. Direktur Atlas dan Penggunaan Informasi Geospasial BIG Dheny Trie Wahyu Sampurno menyampaikan, BIG memiliki peta dasar skala menengah untuk seluruh Indonesia, peta detail untuk wilayah Sulawesi, serta peta multi rawan bencana.

Selain menyediakan data dasar kewilayahan, BIG juga siap memberikan rekomendasi berbasis informasi geospasial terhadap usulan lokasi Sekolah Rakyat. Dukungan tersebut diharapkan dapat membantu pemerintah menentukan lokasi pembangunan yang aman, layak, dan berkelanjutan bagi kegiatan belajar mengajar di masa mendatang.

Reporter: Fauzi Perdanaputra
Editor: Kesturi Haryunani