Rabu, 08 Juli 2026   |   WIB
en | id
Rabu, 08 Juli 2026   |   WIB
BIG Hadiri HLF MSP dan IAF 2024 di Bali: Dorong Kolaborasi Global

Bali, Berita Geospasial – Sekretaris Utama Badan Informasi Geospasial (BIG) Belinda Arunarwati Margono menghadiri High-Level Forum on Multi-Stakeholder Partnerships (HLF MSP) 2024 dan Indonesia-Africa Forum (IAF) Ke-2 Joint Leaders Session 2024 di Nusa Dua Bali pada tanggal 2 September 2024. Kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka mendorong kolaborasi global yang inovatif ini dihadiri oleh 1.400 delegasi dari 29 negara.

Dalam kesempatan tersebut, Belinda menekankan pentingnya peran data spasial dalam menjawab tantangan global yang kompleks. “BIG mendapatkan dampak yang tidak secara langsung, artinya di dalam kancah secara global peran perencanaan terutama sesuatu yang berbasis spasial sudah cukup layak untuk digunakan, terutama secara global sudah di-announce, dan kita bisa menunjukkan bagaimana data spasial bisa membantu menyelesaikan berbagai masalah, seperti lintas batas, kejahatan, dan pengelolaan sumber daya alam seperti sawit," ujar Belinda.

Ia juga menambahkan bahwa kehadiran BIG di forum internasional ini bukan sekadar partisipasi, melainkan untuk mempertegas posisi Indonesia sebagai salah satu pemain kunci dalam bidang geospasial.

“Kehadiran BIG di forum ini bertujuan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa data spasial tidak hanya sekadar data, tetapi memiliki aplikasi nyata dalam kehidupan sehari-hari dan harus lebih pandai dalam mengemasnya," tambah Belinda.

Pertemuan ini tidak hanya menjadi ajang diskusi mengenai potensi dan tantangan, tetapi juga sebagai wadah bagi negara-negara peserta untuk menjalin kerja sama yang lebih erat dalam memanfaatkan teknologi geospasial dalam berbagai sektor. Data spasial, yang mampu memberikan gambaran detail mengenai wilayah dan sumber daya, kini semakin diakui pentingnya dalam mendukung pembangunan berkelanjutan, baik di level nasional maupun internasional.

Dengan demikian, hadirnya BIG dalam HLF MSP 2024 di Bali diharapkan dapat semakin memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional dalam bidang geospasial, serta mendorong kolaborasi yang lebih erat dengan negara-negara lain untuk menghadapi tantangan global, termasuk perubahan iklim, pengelolaan sumber daya alam, serta penanganan bencana.

Acara ini juga diisi dengan diskusi panel yang melibatkan berbagai pihak, baik dari sektor pemerintah, swasta, akademisi, maupun organisasi internasional. Para peserta membahas berbagai peluang dan tantangan yang dihadapi dunia saat ini, terutama dalam konteks penggunaan data spasial untuk mendukung solusi inovatif di berbagai bidang.

Melalui partisipasi dalam HLF MSP dan IAF 2024, Indonesia berharap dapat memperluas jejaring internasional serta memanfaatkan momentum ini untuk memperkuat peran teknologi geospasial sebagai elemen kunci dalam mewujudkan pembangunan global yang berkelanjutan. (ER/MN)