Jumat, 14 Agustus 2026   |   WIB
en | id
Jumat, 14 Agustus 2026   |   WIB
Kenalkan KSP, BIG Buka Wawasan Siswa SMKN 1 Sukabumi tentang Dunia Geospasial

Cibinong, Berita Geospasial – Sebanyak 70 siswa Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Sukabumi mengunjungi Badan Informasi Geospasial (BIG) pada Rabu, 12 Agustus 2026. Dari rangkaian materi yang mereka ikuti, sesi Kebijakan Satu Peta (KSP) menjadi salah satu bagian yang paling menarik perhatian karena memperkenalkan konsep integrasi data geospasial yang belum banyak mereka temui di bangku sekolah.

Humas BIG Tommy Nautico mengawali kegiatan dengan menjelaskan pentingnya memahami proses integrasi dan alur penyelenggaraan informasi geospasial di Indonesia.

“Saya harap teman-teman di sini paham lebih jauh mengenai geospasial, bagaimana proses kerja teknisnya agar informasi geospasial dapat terintegrasi dengan satu standar, hingga alur penyelenggaraan informasi geospasial di tingkat nasional,” jelas Tommy di hadapan para siswa.

Materi KSP disampaikan oleh Febrian Maritimo dari Direktorat Integrasi dan Sinkronisasi Informasi Geospasial Tematik (DISIGT). Ia menjelaskan bagaimana KSP mendorong penyelarasan berbagai data peta di Indonesia melalui satu standar rujukan nasional. Bagi para siswa, pembahasan ini memberikan gambaran baru mengenai bagaimana data geospasial dikelola dan dimanfaatkan secara terpadu dalam skala nasional.

Penyampaian materi berlangsung semakin menarik ketika Febrian mengajak empat siswa maju dan mengikuti simulasi serta kuis secara langsung. Interaksi tersebut membuat siswa tidak hanya menyimak materi, tetapi juga terlibat dalam proses pembelajaran.

Salah satu peserta, Alif, mengaku memperoleh banyak wawasan baru dari kunjungan tersebut. Ia juga terkesan dengan teknologi dan peralatan yang digunakan dalam penyelenggaraan informasi geospasial di BIG.

“Kesannya hari ini seru, kantor BIG keren banget, jadi ratingnya 10/10. Jadi tahu lebih dalam tentang ilmu geospasial. Banyak perbedaan dari apa yang dipelajari di sekolah, di sini alat sama teknologinya lebih canggih,” ungkap Alif.

Kunjungan ini menjadi bagian dari upaya link and match antara pembelajaran di SMKN 1 Sukabumi dan standar kompetensi industri geospasial nasional. Melalui pengalaman langsung di lingkungan kerja, siswa diharapkan semakin memahami penerapan ilmu yang mereka pelajari sekaligus memiliki gambaran lebih jelas mengenai kebutuhan kompetensi di dunia industri geospasial.

Reporter: Nabila Yuniar Sarasdwiati
Editor: Kesturi Haryunani