Kamis, 18 Juli 2024   |   WIB
id | en
Kamis, 18 Juli 2024   |   WIB
BIG & KGI Selenggarakan Intercomparison Data Gayaberat

Kamojang, 26 Juni 2024 - Konsorsium Gayaberat Indonesia (KGI) selenggarakan intercomparison data gayaberat. Kegiatan ini berada dalam rangkaian pertemuan tahunan KGI di tahun 2024 yang berlangsung dari tanggal 25 s.d. 26 Juni 2024. Intercomparison data gayaberat dilakukan di wilayah lapangan panas bumi PT. Pertamina Geothermal Energy Tbk. (PGE) Kamojang.

PGE Kamojang mempunyai beberapa pilar untuk keperluan monitoring gravitasi, gunanya untuk memonitor reservoir panasbumi yg di akibatkan kegiatan produksi dan reinjeksi fluida. Hal tersebut merupakan beberapa alasan penempatan kegiatan intercomparison data gayaberat dilakukan di PGE.

Intercomparison data gayaberat dilakukan melalui pengukuran gayaberat bersama-sama antar anggota KGI, yaitu Pusat Jaring Kontrol Geodesi dan Geodinamika, Badan Informasi Geospasial (BIG) dan Pusat Survei Geologi (PSG), Kementerian ESDM. Peralatan yang digunakan disebut gravimeter yaitu instrumen khusus untuk mengukur gravitasi bumi. Baik BIG maupun PSG menggunakan gravimeter yang sama, yaitu gravimeter relatif Scintrex dengan tipe CG-5 dan CG-6.

Pengukuran gayaberat dilakukan di dua titik dengan lokasi berbeda. Pertama, pilar gayaberat utama (GBU) 062 yang berlokasi di halaman Gedung Geothermal Information Center (GIC) PGE Kamojang. Kedua, titik kontrol PG 039 yang dikelola PGE Kamojang dan berlokasi di sekitar objek vital Kawah Kamojang.

Pengukuran gayaberat di setiap lokasi menghasilkan 10 set data. Tujuan intercomparison data gayaberat yaitu perbandingan selisih data yang dihasilkan dari gravimeter yang dimiliki oleh setiap anggota KGI. Informasi tersebut dapat menjelaskan konsistensi nilai gayaberat di suatu lokasi dengan gravimeter yang berbeda.

Koordinator Gayaberat dan Geoid, BIG, Arisauna Maulidyan Pahlevi menjelaskan bahwa intercomparison data gayaberat baru pertama kali dilakukan sejak pertemuan pertama KGI tahun 2017. "Pengukuran gayaberat dilakukan secara bersamaan antar anggota KGI dapat dimanfaatkan sebagai bentuk kalibrasi sederhana terhadap sensitivitas data bacaan setiap gravimeter. Nilai gayaberat hasil pengukuran dihitung dengan nilai gayaberat absolut dari hasil pengukuran sebelumnya di pilar GBU" pungkas Pahlevi. (BT).

Untuk informasi lebih lanjut, silakan menghubungi:

Nama: Arisauna Maulidyan Pahlevi

Jabatan: Koordinator Kelompok Kerja Gayaberat dan Geoid

Handphone: 0811-8946-065

Email: arisauna.maulidyan@big.go.id