Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja Bali Kunjungi BIG

Badan Informasi Geospasial (BIG) merupakanrujukan utama dalam mempelajari Informasi Geospasial (IG) di Indonesia. Tak heran berbagai Kementerian/Lembaga (K/L), Pemerintah Daerah (Pemda),Universitas danSekolah serta Perorangan, silih berganti mengunjungi BIG. Salah satunya adalah mahasiswa Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja Bali, mengunjungi BIG untuk mempelajari IG lebih dalam dan mendapatkan pemahaman lebih tentang aplikasi IG dalam membantu kehidupan sehari-hari. Universitas ini secara rutin setiap tahun mengunjungi BIG.

Pada Jumat, 27 Juni 2014 sebanyak 73 mahasiswa dengan 4 dosenJurusan Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Pendidikan Ganesha Singaraja Bali melakukan kunjungan studi banding di BIG. Rombongan diterima oleh Pusat Penelitian, Promosi dan Kerja Sama yang diwakili oleh Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Geospasial Enjang Faridl. Kepala Balai Diklat Geospasial mengungkapkan apresiasinya atas kedatangan para mahasiswa yang mau belajar tentang IG di BIG. Faridl juga meneguhkan para mahasiswa agar tetap semangat mempelajari IG karena lapangan kerja yang tersedia juga terbuka lebar bagi mereka. “Mengingat perkembangan IG yang begitu pesat, tentu di masa depan kebutuhan akan Sumber Daya Manusia (SDM) yang handal juga meningkat” tegas Faridl. Pada tahun ini pun BIG kembali membuka lowongan Calon Pengawai Negeri Sipil (CPNS) yang baru untuk menambah SDM-nya.

Pemanfaatan IG dewasa ini tidak hanya terbatas pada peta yang ada di atas kertas, tetapi sudah mulai berkembang seiring dengan perkembangan teknologi pula. Sekarang ini sudah ada peta digital yang bisa diakses secara online dengan tingkat akurasi dan aktualitas yang lebih tinggi. Setiap orang secara langsung maupun tidak langsung memerlukan peta dalam setiap kegiatannya, dan dengan adanya bantuan teknologi online, maka aplikasinya menjadi lebih mudah pula.

Faridl kemudian menjelaskan tentang berbagai macam diklat yang diselenggarakan BIG. Diklat diadakan dengan berbagai jenjang dan materi yang berbeda-beda sesuai kebutuhan peserta. Selain tentang diklat, peserta juga mendapatkan penjelasan terkait peta rupabumi yang dihasilkan BIG dan proses pembuatannya, mulai dari pengumpulan data hingga menjadi peta yang dicetak diatas kertas. Kemudian peserta juga dijelaskan tentang pengelolaan data IG yang telah dihasilkan oleh berbagai K/L yang bekerjasama dengan BIG dalam simpul jaringan. Dimana data itu diintegrasikan sehingga didapatkan peta tematik sesuai kebutuhan pengguna, seperti peta rawan banjir, peta terdampak bencana, ataupun peta rupabumi dengan citra satelit. Data tersebut juga disebarkan oleh BIG kepada khalayak luas melalui situs berbagai pakai IG yaitu http//:tanahair.indonesia.go.id. Melalui situs itu pengunjung dapat melihat berbagai peta dasar yang telah dihasilkan BIG dengan berbagai skala. Pengunjung juga dapat membuat peta tematik sendiri dengan menggunakan berbagai data dari instansi lain yang telah terhubung dengan simpul jaringan. BIG disini bertugas sebagai pengelola simpul jaringan yang berlaku secara nasional.

Para mahasiswa terlihat penasaran dengan permasalahan terkait batas wilayah dan proses pembuatan peta. Acara kunjungan hari itu diakhiri dengan tukar menukar souvenir antara perwakilan BIG dengan Universitas Pendidikan Ganesha. Diharapkan akan ada kunjungan serupa lagi di masa yang akan datang, sehingga hubungan yang telah terjalin antar dua instansi semakin erat. Karena bagaimanapun juga mereka lah yang nantinya akan menjadi generasi penerus bangsa ini, agar menuju ke arah yang lebih baik.(LR/TR).