Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Terus Tingkatkan Mutu KTI Pasca Akreditasi Jurnal

Pada masa pasar bebas dan arus globalisasi yang semakin tinggi ini, adanya standar dan akreditasi menjadi unsur yang penting untuk bisa memenangi persaingan yang terjadi. Tak hanya manusia, produk yang dihasilkan juga perlu memiliki akreditasi yang terstandar agar bisa diterima di masyarakat nasional, maupun internasional. Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai penyelenggara utama IG di Indonesia dengan salah satu produknya berupa Majalah Ilmiah Globe, juga paham betul akan pentingnya akreditasi ini. Oleh karena itu, pada hari Selasa, 31 Mei 2016, bertempat di Aula Pusbindiklat Peneliti LIPI, Cibinong, Pengelola Majalah Ilmiah Globe, kembali menerima SK Kepala Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tentang Hasil Akreditasi Majalah Ilmiah Periode I Tahun 2016 dan Sertifikat Akreditasi Majalah Ilmiah Periode I Tahun 2016.

Adapun Majalah Ilmiah Globe pertama kali berhasil mendapatkan Akreditasi LIPI pada tahun 2010, akreditasi ulang tahun 2013, dan tahun 2016 kali ini. Penerimaan SK dan sertifikat tersebut menjadi bukti bahwa Majalah Ilmiah Globe memenuhi kriteria sebagai Majalah Ilmiah terakreditasi. SK dan sertifikat akreditasi tersebut disampaikan langsung oleh Sekretaris Utama LIPI Dr. Siti Nuramaliati Prijono didampingi Kepala Pusbindiklat Peneliti LIPI, Prof. Dr. Dwi Eny Djoko Setyono, M.Sc. dan Ketua Panitia Penilai Majalah Ilmiah (P2MI-LIPI) LIPI: Prof. Dr. Lukman Hakim, M.Sc., kepada perwakilan 35 Redaksi Majalah Ilmiah Terakreditasi LIPI.

Pada kesempatan ini, Kepala Pusbindiklat LIPI  Prof. Dr. Dwi Eny Djoko Setiyono, M.Sc. menyampaikan bahwa jumlah majalah ilmiah yang diakreditasi pada Periode I Tahun 2016 ini sebanyak 45 jurnal, dimana 35 diantaranya lulus akreditasi. Majalah Ilmiah yang diikutkan dalam proses akreditasi sendiri berasal dari berbagai instansi, dengan cakupan geografis dari wilayah barat hingga wilayah timur Indonesia. Masa berlaku terakreditasi adalah  3 tahun, dan selanjutnya harus melakukan akreditasi ulang dengan sistim pengelolaan jurnal ilmiah yang baru yaitu dengan sistem pengelolaan jurnal elektronik.

Sampai dengan bulan Mei 2016 sendiri terdapat 204 Majalah Ilmiah yang telah terakreditasi LIPI. Jumlah tersebut mengalami penurunan dari periode sebelumnya yaitu 191 jurnal, karena penambahan 4 jurnal baru yang terakreditasi, pengurangan 3 jurnal yang tidak lolos akreditasi ulang, 1 jurnal dicabut akreditasinya, dan 1 jurnal ditunda penilaiannya. Dengan telah resminya akreditasi ini diharapkan mampu memacu para penulis bidang IG agar lebih giat lagi dalam menghasilkan karya-karya berupa jurnal ilmiah yang tentunya mampu meningkatkan teknologi dan ilmu bidang IG lagi ke depannya. (SH/LR)