Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Sosialisasi Pemanfaatan IG untuk Rencana Detail Tata Ruang dan Pengembangan Simpul Jaringan di Kabupaten Sampang Madura

Sampang, Berita Geospasial - Untuk menyusun Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan pengembangan Simpul Jaringan  diperlukan data dan Informasi Geospasial (IG). Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai lembaga penyelenggara dan pembina Informasi Geospasial memegang peranan penting dalam pembinaan IG terutama pada Pemerintah Daerah. Terkait dengan hal tersebut, pada Kamis, 2 Maret 2017 yang lalu, BIG bekerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Sampang Madura mengadakan kegiatan Sosialissi Pemanfaatan IG untuk RDTR dan Pengembangan Simpul Jaringan. 

Kegiatan dibuka oleh Kepala Badan Perencanaan Pembangunan, Penelitian dan Pengembangan Daerah Kabupaten Sampang, Tony Moerdiwanto. Pada Sambutannya Tony mengatakan, IG sangat penting dalam Perencanaan Pembangunan. Tony meminta dukungan BIG agar membantu Kabupaten Sampang dalam penyelenggaraan IG di Kabupaten Sampang. Selanjutnya Tony berharap agar kerjasama BIG-Pemkab Sampang dapat bermanfaat dan ditindaklanjuti Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Sosialisasi Pemanfaatan IG menampilkan paparan dari pusat–pusat teknis di lingkungan BIG, diantaranya paparan dari Kepala Pusat Penelitian Promosi dan Kerjasama (PPPKS) BIG, Wiwin Ambarwulan tentang Profil BIG, dilanjutkan dengan Paparan Kepala Bidang Pemetaan Skala Menengah PPRT, Anas Kencana tentang Pelaksanaan Proses Orthorektifikasi. Pada Paparannya Wiwin mengatakan, merujuk pada UU No. 4 Tahun 2011 Tentang Informasi Geospasial, BIG diberi amanah untuk pembina dan penyelenggara IG. Selain itu, pada Program One Map Policy (Kebijakan Satu Peta/KSP) BIG juga mengkoordinasikan terkait pelaksanaan KSP tersebut, demikian dijelaskan Wiwin.

Sementara itu, Anas Kencana pada paparannya menjelaskan tentang manfaat peta dasar dan Proses Orthorektifikasi. Manfaat Peta Dasar diantaranya adalah penyusunan Tata Ruang, Kepemilikan Lahan, Pariwisata, Sekolah, Inventarisasi Sumberdaya alam, Web GIS, DAS (Daerah Aliran Sungai), Mitigasi Bencana, Navigasi, Pemetaan Desa, Batas Wilayah serta Penduduk. Terkait Proses Orthorektifikasi, Anas menjelaskan, saat ini BIG terus dan sedang melakukan Proses Orthorektifikasi pada beberapa wilayah di Indonesia, demikian dijelaskan Anas.

Pada kegiatan tersebut juga ditampilkan hasil pengolahan data IG dari Pemerintah Kabupaten Sampang guna menambah dan memperkaya data dan informasi di Kabupaten Sampang. Kemudian Sestama BIG, Titiek Suparwati dan Tim Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan IG (PPPIG) BIG memberi masukan untuk perbaikan data dan informasi geospasial yang telah dilakukan Kabupaten Sampang. Pada kesempatan itu juga dilaksanakan konsultasi berkaitan tata ruang di Kabupaten Sampang dengan Tim dari Pusat Pemetaan Tata Ruang dan Atlas (PTRA) yang ada di acara tersebut.

Titiek juga berpesan pada OPD Kabupaten Sampang agar menginventarisir nama-nama geografi atau toponimi wilayah Kabupaten Sampang untuk memperkaya data dan informasi IG dan mengetahui sejarah atau asal penamaan wilayah tersebut. Kerja sama antar kedua pihak sangat penting untuk dilaksanakan agar perencanaan terutama terkait tata ruang yang ada di Kabupaten Sampang bisa berlangsung dengan baik. (YI/LR)