Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

SMAK Pancaran Berkat Mencari Pancaran Ilmu Geospasial di BIG

Cibinong, Berita Geospasial BIG - Keberadaan Informasi Geospasial (IG) saat ini menjadi kebutuhan yang cukup penting dalam pertumbuhan dan pembangunan nasional. Apalagi dengan semakin besarnya peran kebijakan satu peta dalam perencanaan pembangunan. Kebutuhan tersebut tentunya harus sejalan dengan jumlah dan kemampuan SDM ahli yang bergerak di bidang IG. Sayangnya kebutuhan tersebut belum dapat tercukupi sampai saat ini dikarenakan masih sedikitnya Sumber Daya Manusia (SDM) bidang IG yang berkompeten di Indonesia. Hal tersebut menjadi concern bagi masyarakat Indonesia. Seiring dengan pada tahun 2016, dimana Indonesia dan negara ASEAN lainnya mulai memasuki masa MEA (Masyarakat Ekonomi ASEAN), dimana SDM dalam negeri harus siap bersaing dengan SDM dari luar negeri.  Adapun persiapan tersebut bisa bangku kuliah, atau bisa juga diasah dimulai dari sejak sekolah.

Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai penyelenggara utama IG Dasar (IGD) di Indonesia memiliki kewajiban untuk melakukan pembinaan kepada SDM IG di Indonesia agar menjadi lebih handal dan mampu bersaing. Salah satu langkah yang bisa ditempuh adalah melalui penyelenggaraan kegiatan penerimaan kunjungan. Kegiatan penerimaan ini merupakan kegiatan yang rutin dilakukan BIG dalam rangka mengenalkan IG dan BIG itu sendiri kepada khalayak umum. Beberapa waktu lalu dalam rangka mengoptimalkan studi dan kemampuan pelajar untuk mencetak SDM yang berkompeten dalam bidang IG, SMAK Pancaran Berkat, Jakarta, melakukan kunjungan ke kantor BIG pada Rabu (7/12) yang berlangsung di Aula Utama BIG, Gedung S Lantai 2.

Acara kunjungan dimulai dengan sambutan yang disampaikan Romanio, Staf Pusat Penelitian Promosi dan Kerja Sama (PPKS) BIG. Romanio menyampaikan permintaan maaf dari Kepala Bidang Promosi dan Kerja Sama yang pada kesempatan tersebut berhalangan hadir. Selanjutnya, pewakilan rombongan SMAK Pancaran Berkat yang dalam hal ini diawakili oleh guru pendampingnya menyampaikan bahwasanya rekan-rekan dari BIG dapat memberikan pencerahan terkait informasi geospasial yang kini sedang ramai diperbincangkan kepada para siswa yang hadir kali ini. Kemudian agenda sambutan tersebut diakhiri dengan penukaran cindera mata dan foto bersama.

Acara selanjutnya, Romanio menjelaskan Company Profile BIG. Secara umum, Romanio menjelaskan tentang fungsi dan tugas dari 12 pusat yang berada di bawah 4 kedeputian di BIG. Mulai dari kedeputian Informasi Geospasial Dasar (IGD), Informasi Geospasial Tematik (IGT), Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG), dan Sekretariat Utama. Kedua belas pusat tersebut merupakan pusat-pusat yang menjadi penggerak BIG dalam menyelenggarakan IG di Indonesia. Di akhir presentasi, para siswa diputarkan video produk-produk BIG seperti peta RBI, Atlas Taktual, dan lain sebagainya.

Kemudian dilanjutkan dengan pemaparan mengenai pembuatan peta rupa bumi dan toponim oleh Endang Purwati dari Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim (PPRT) BIG. Endang dalam presentasinya menjelaskan terkait penyelenggaraan IGD  beserta standar teknisnya. Menurut Endang, PPRT BIG ibarat seperti dapurnya BIG karena membuat peta dasar, dimana salah satunya adalah Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI). Endang juga menyampaikan bahwa yang termasuk dalam IGD adalah Jaring Kontrol Geodesi (JKG) dan peta dasarnya. "Peta RBI yang diselenggarakan BIG adalah peta RBI skala 1:1.000.000, 1:500.000, 1:250.000, 1:100.000, 1:50.000, 1:10.000, 1:5000, 1:2.500, dan yang paling besar 1:1000", ungkap Endang menjelaskan peta-peta yang dihasilkan oleh PPRT BIG.

Materi berikutnya terkait penyebaran Informasi Geospasial (IG) dipaparkan oleh Orpa Molama dari Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial (PPIG) BIG mengenai Ina-Geoportal. Ina-Geoportal sendiri adalah sebuah website dimana masyarakat umum dan pengguna IG bisa bertukar  atau sharing berbagai jenis data dan IG, seperti peta. Diketahui bahwa para mahasiswa ternyata sebelumnya sudah pernah membuka website Ina-Geoportal, yaitu : tanahair.indonesia.go.id.

Setelah semua paparan dari berbagai pusat teknis di BIG selesai, para peserta berkunjung ke Gedung PPRT untuk melihat proses stereoploting dalam pembuatan peta dan berkunjung ke sentra peta BIG di Gedung C. Lantai 1 untuk melihat hasil akhir dari beragam produk yang dihasilkan, seperti : Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) atau buku-buku lainnya. Pada kunjungan kali ini diharapakan semua peserta atau para guru dapat menerapkan ilmu yang diberikan BIG terhadap murid ajarnya di sekolah masing-masing, dengan tujuan dapat meningkatkan pengetahuan mengenai IG. Diharapkan pula kunjungan kali ini dapat menjadi pembuka untuk menjalin tali silaturahim dan kerja sama antar kedua belah pihak di masa yang akan datang. (RB/ATM)