Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Siswa SMA Labschool Kornita Antusias Kunjungi BIG

Badan Informasi Geospasial (BIG) terlihat ramai pada hari Rabu, tanggal 1 Oktober 2014. Hal itu dikarenakan BIG kedatangan tamu yang cukup banyak. Siswa-siswi dari SMA Labschool Kornita Institut Pertanian Bogor (IPB) yang berlokasi di Bogor mengadakan kunjungan ke BIG pada hari itu. Para siswa yang mengenakan seragam berwarna ungu tersebut diterima perwakilan BIG di Aula Utama Kantor BIG, Cibinong, Jawa Barat.

Kunjungan semacam ini memang rutin diterima BIG. Hal ini tidak lepas dari amanat yang terkandung dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial  (IG), yaitu untuk mewujudkan penyelenggaraan IG yang berdaya guna dan berhasil guna melalui kerja sama, koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi. Dalam rangka mewujudkannya BIG tak henti-hentinya melakukan sosialisasi ke Kementerian/Lembaga (K/L), pemerintah daerah, dan institusi pendidikan agar manfaat IG dapat dirasakan semua lapisan masyarakat. Salah satu bentuk sosialisasi tersebut adalah melalui kegiatan penerimaan kunjungan yang secara terus-menerus diterima BIG.

Kegiatan penerimaan kunjungan ini menjadi ajang bagi BIG untuk memperkenalkan produk-produk yang dimiliki serta menjelaskan tugas dan kegiatan survei pemetaan yang dilakukan BIG sekaligus memberikan pengetahuan pemanfaatan informasi geospasial. Sebagai lembaga pemerintahan non kementerian (LPNK) yang mempunyai tugas pokok di bidang survei dan pemetaan nasional BIG memiliki kewajiban untuk mewujudkan IG yang terintegrasi, handal, dan dapat dipertanggung jawabkan. Dalam kunjungan tersebut peserta mendapatkan materi terkait Informasi Geospasial Tematik yang dilaksanakan di BIG.

Pada awal acara mereka mendapat penjelasan tentang visi, misi, dan tugas-tugas yang dilakukan BIG dari Pusat Penelitian, Promosi, dan Kerja Sama (PPPKS) yang diwakili oleh Sri Hartini. Sri Hartini menjelaskan bahwa dengan bertransformasinya Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional (Bakosurtanal) menjadi BIG maka tugas pokok BIG pun berkembang, tidak hanya sebagai coordinator dalam bidang survei dan pemetaan nasional, namun menyelenggarakan IG Dasar, menjadi Pembina penyelenggaraan IG Tematik, dan membangun Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG). Dengan tugas tersebut BIG pun tak henti-hentinya melakukan perbaikan dan membenahi diri agar tujuan yang terkandung dalam visi misi dapat tercapai.

Kemudian peserta mendapatkan penjelasan tentang Atlas dan Peta Indonesia sebagai media pembelajaran untuk mendukung kurikulum 2013 dari Pusat Pemetaan Tata Ruang dan Altas (PTRA), yang diwakili oleh Fakhruddin Mustofa dan Ellen Suryanegara. Mereka menjelaskan tentang pentingnya Atlas dan peta untuk meningkatkan Wawasan Nusantara para siswa. Saat ini masyarakat Indonesia tengah merasakan “banjir informasi spasial” melalui berbagai media yang ada, namun sayangnya banyaknya informasi yang didapatkan tersebut ternyata belum tentu meningkatkan pengetahuan tentang wilayah yang ada di Nusantara. Oleh karena itu perlu diberikan pembelajaran tentang atlas dan peta nusantara sejak dini agar generasi yang “melek peta” dapat terwujud. Pada kesempatan itu dijelaskan pula tentang Atlas Taktual yang merupakan produk atlas BIG untuk tuna netra.

Sebagai rangkaian acara kunjungan diberikan pula materi dari Pusat Pemetaan dan Integrasi Tematik (PPIT) BIG yang diwakili oleh Aninda W. Rudiastuti dan Ircham H. Peserta mendapat penjelasan tentang proses pembuatan peta tematik untuk bidang darat dan laut. Salah satunya adalah peta tutupan lahan dan peta sumber daya laut. Selain dijelaskan berupa presentasi, diberikan juga tanyangan video tentang proses pemetaan untuk sumber daya laut yang mengambil tempat di Belitung. Tak hanya itu saja, peserta juga diberi kesempatan untuk praktik menggunakan aplikasi pemetaan, yaitu ArcGIS. Dua orang perwakilan peserta diberi kesempatan untuk praktik membuat polygon pada tampilan peta yang telah disediakan.

Pada akhir acara dilakukan sesi tanya jawab dengan para narasumber yang memberikan presentasi pada hari itu. Siswa-siswi berebut memberikan pertanyaan kepada presenter. Hingga pada pukul 12.30 kegiatan kunjungan pun berakhir dan dilanjutkan dengan pemberian buku dan peta dari BIG kepada SMA Labschool Kornita, dan sebaliknya SMA Kornita juga memberikan cinderamata kepada BIG. Semoga pengetahuan yang didapatkan peserta pada hari itu bisa menambah pengetahuan mereka dan berguna untuk kemajuan pengembangan dan aplikasi IG di masa yang akan datang.