Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Siswa-siswi Labschool SMA Kornita Bogor Kembali Kunjungi BIG

Cibinong, Berita Geospasial BIG - Sudah menjadi kegiatan rutin bagi Badan Informasi Geospasial untuk menerima kunjungan. Hal ini merupakan salah satu tujuan dari BIG untuk mewujudkan penyelenggaraan Informasi Geospasial yang berdaya guna dan berhasil guna melalui kerja sama, koordinasi, integrasi, dan sinkronisasi, seperti yang tertulis di Undang Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial. Dengan mengadakan sosialisasi, salah satunya berbentuk kunjungan ini, diharapkan informasi geospasial mampu menjangkau dan dirasakan manfaatnya oleh masyarakat luas.

Pada kesempatan kali ini BIG kembali menerima kunjungan dari siswa-siswi Labschool SMA Kornita Institut Pertanian Bogor  (IPB), setelah tahun lalu BIG pernah menerima kunjungan dari SMA ini. Pada Kamis, 10 September 2015 ini BIG kembali dikunjungi oleh siswa-siswi yang merupakan gabungan beberapa kelas beserta wali kelas masing-masing. Para siswa berseragam ungu itu terlihat begitu antusias memasuki ruang Aula Utama BIG di Gedung S Lantai 2 untuk mengikuti serangkaian acara kunjungan yang telah disiapkan oleh BIG. Pada kunjungan ini para peserta akan mendapatkan pengetahuan seputar pemanfaatan Informasi Geospasial (IG) dab BIG itu sendiri.

Peserta kunjungan ini terdiri atas 114 siswa dari kelas 10 dan 6 guru. Irma, perwakilan guru dari Labschool SMA Kornita menyampaikan dalam sambutannya bahwa tujuan diadakannya kunjungan ini adalah untuk mengenalkan lebih awal kepada siswa-siswi kelas 10 tentang informasi terkait geografi. "BIG merupakan badan yang paling tepat untuk memberi penjelasan terhadap para siswa  mengenai topik tersebut", ungkapnya. Sama seperti tahun sebelumnya, salah satu program sekolah adalah memberikan wawasan lebih kepada siswa dengan mengunjungi beberapa lembaga pemerintahan, pada tahun ini Labschool SMA Kornita kembali memilih BIG sebagai lembaga untuk dikunjungi.

Setelah sambutan singkat, acara dilanjutkan dengan presentasi mengenai pengenalan apa itu BIG yang dibawakan oleh Sri Hartini dari Pusat Penelitian, Promosi, dan Kerja Sama (PPPKS) BIG. Dalam paparannya, Hartini menjelaskan tentang visi, misi, dan tugas yang dilaksanakan oleh BIG sebagai salah satu lembaga pemerintah. Ia juga menjelaskan tugas pokok BIG yang sudah berkembang dari tugas sebelumnya ketika BIG masih menjadi Badan Koordinasi dan Survei Pemetaan Nasional (Bakosurtanal). "BIG tidak hanya menjadi koordinator untuk survei dan pemetaan nasional saja namun kini BIG juga menyelenggarakan Informasi Geospasial Dasar (IGD), menjadi pembina penyelenggaraan Informasi Geospasial Tematik (IGT), dan membangun Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG)", jelas Hartini. Para siswa terlihat serius mengikuti presentasi dan penjelasan yang dibawakan oleh Hartini.

Setelah itu, presentasi dilanjutkan dengan penjelasan seputar Peta dan Atlas Indonesia serta pemanfaatannya yang dibawakan oleh Fachruddin Mustofa dan Erma Kusumawati dari Pusat Pemetaan Tata Ruang dan Atlas (PTRA) BIG. Fachruddin mengatakan pentingnya untuk mulai mempelajari tentang Peta dan Atlas untuk meningkatkan kecerdasan spasial dan wawasan para siswa terutama wawasan seputar kewilayahan Indonesia. "Presentasi ini diharapkan mampu memberikan informasi kepada siswa mengenai wilayah negara Indonesia melalui atlas dan peta Indonesia", harapnya. Penjelasan yang menyenangkan dan ringan menambah antusias para siswa SMA Kornita dalam mengikuti presentasi, dan juga dalam menyerap informasi yang diberikan. Terutama ketika di akhir presentasi Fachruddin membuat sebuah kuis dimana para siswa harus menebak potongan gambar peta Indonesia. Para siswa terlihat aktif dan bersemangat mengikuti kuis tersebut terlebih karena ada hadiah bagi yang dapat menjawab.

Setelah keseruan tersebut, agenda berlanjut ke presentasi selanjutnya yaitu tentang Ina-Geoportal yang dibawakan oleh Febriani Ayuningsih, dari Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial (PPPIG) BIG.  Dalam presentasinya, Febriani menyebutkan bahwa Ina-Geoportal dibentuk setelah munculnya Kebijakan Satu Peta atau "One Map Policy" oleh Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada tahun 2010. Portal Ina-Geoportal dibangun dengan partisipasi berbagai kementerian dan lembaga serta pemerintah daerah di Indonesia. Para siswa pun diajak untuk melihat langsung pengoperasian dari Ina-Geoportal tersebut dan diharapkan mereka mampu mencari informasi lebih dalam tentang peta rupa bumi Indonesia lewat Ina-Geoportal.

Rangkaian acara kunjungan terakhir adalah pemberian materi tentang Pemetaan Tematik dari Pusat Pemetaan dan Integrasi Tematik (PPIT) BIG oleh Munawaroh. Di sini, para siswa diberi penjelasan tentang apa itu peta tematik dan juga proses pembuatan peta tematik. Sesekali dalam penjelasannya, Munawaroh melontarkan pertanyaan yang langsung disambut dengan aktif oleh siswa-siswi SMA Kornita.

Dalam kunjungan kali ini, siswa-siswi yang hadir terlihat sangat antusias dan aktif. Seperti yang dituturkan oleh Muhammad Andi, siswa kelas 10-2 SMA Kornita, ia merasa sangat senang dan antusias terhadap kunjungan kali ini. Ia mendapat banyak sekali informasi baru terutama terkait seputar ilmu geografi dan tentu saja tentang BIG. Semoga informasi yang diberikan dapat menambah wawasan mereka dan bermanfaat untuk kemajuan penyelenggaraan Informasi Geospasial Indonesia dalam rangka menata Indonesia yang lebih baik lagi. (RQ/LR/TR)