Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Siswa SDN Citatah Jaya Belajar Peta di BIG

Cibinong, Berita Geospasial - Badan Informasi Geospasial (BIG) menerima kunjungan siswa SDN Citatah Jaya pada Senin, 8 Oktober 2018. Kunjungan dengan tema `Mengenal NKRI Sejak Dini Melalui Peta untuk Membangkitkan Semangat Kebangsaan` ini dilaksanakan dalam rangka menyambut Hari Informasi Geospasial (HIG) sekaligus merayakan Hari Kesaktian Pancasila.

"Kedatangan anak-anak ini tidak hanya untuk memperkenalkan BIG lebih dekat kepada para siswa, tapi juga sebagai perwujudan rasa cinta pada lingkungan sekitar. Semoga anak-anak semua mendapat informasi dan pengetahuan yang bermanfaat dari kunjungan ini," ujar Kepala Balai Pendidikan dan Pelatihan Geospasial BIG Sigit Murjati, mewakili Kepala Pusat Penelitian Promosi dan Kerja Sama yang sedang melaksanakan kegiatan lainnya saat memberikan sambutan di Aula BIG, Cibinong, Bogor.

Kunjungan yang diprakarsai  Dharma Wanita Persatuan (DWP) BIG ini mendatangkan 100 siswa kelas V SDN Citatah Jaya. Kepada para siswa, Sigit juga menjelaskan terkait tugas pokok dan fungsi (tupoksi) BIG. "BIG itu dulunya bernama Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional). Beda BIG dan Bakosurtanal terletak pada tupoksinya. Kalau dulu, tugas Bakosurtanal adalah survei, kemudian dipetakan dalam bidang datar. Sekarang, BIG bertugas membuat peta seluruh Indonesia, menyebarluaskan peta tersebut, meningkatkan kesadaran masyarakat akan peta, dan juga bertanggung jawab pada pengamanan peta tersebut," terang Sigit.

Pada kesempatan tersebut siswa SDN Citatah Jaya mendapatkan materi pengetahuan dasar terkait peta oleh perwakilan dari Pusat Peneltian, Promosi dan Kerja Sama serta Widyaiswara BIG Ir. Endang. Endang menjelaskan, bahwa peta adalah gambaran sebagian atau keseluruhan permukaan bumi pada bidang datar menggunakan skala tertentu dan mempunyai koordinat. "Sedangkan, globe merupakan model tiruan bumi yang memberikan gambaran bentuk bumi sehingga mendekat bentuk sebenarnya," lanjutnya.

Penjelasan yang disampaikan dengan atraktif dan menarik berhasil menarik perhatian para siswa. Terbukti, mereka sangat antusias dan berebut saat sesi tanya jawab. Bahkan, Kepala Sekolah SDN Citatah Jaya Saud Efendi mengaku cemburu pada Widyaiswara BIG yang mampu menyampaikan materi dengan `luwes` dan menarik. "Saya salut dan cemburu karena merasa kalah. Tapi, ini kekalahan yang sportif, karena setelah ini kami terpacu meningkatkan cara mengajar agar lebih menarik minat dan perhatian siswa," ucapnya.

Usai mendapat materi di aula, para siswa diajak ke lapangan untuk praktik menerbangkan Unmanned Aerial Vehicles (UAV) atau biasa disebut drone. Perangkat elektronik ini adalah salah satu alat yang biasa digunakan BIG untuk pemetaan dari udara.

Tidak hanya menerbangkan drone, para siswa pun diminta membentuk suatu formasi. Selanjutnya, formasi tersebut difoto dari udara menggunakan drone. "Saya merasa bangga dan bahagia dengan kunjungan ini," tutup Kepala Sekolah SDN Citatah Jaya. (NIN/DA)