Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Roadshow Geospasial di SMAN 1 Boyolali

Badan Informasi Geospasial (BIG) kembali menggelar Roadshow Geospasial bertajuk "BIG Goes to School" di SMAN 1 Boyolali dengan tema "Be Spatial to be Special". Roadshow ini dilakukan pada Selasa, 12 April 2016oleh para staf bidang Promosi dan Kerja Sama, dari Pusat Penelitian, Promosi, dan Kerja Sama BIG. Kegiatan roadshow penting dilaksanakan terutama untuk meningkatkan pemahaman para siswa-siswi terhadap ilmu spasial dan pemanfaatannya.

Roadshow di SMAN 1 Boyolali dilaksanakan di Wisma Haji, Boyolali yang lokasinya tidak jauh dari SMAN 1 Boyolali, sehubungan dengan renovasi gedung yang tengah berlangsung di sekolah ini. Rangkaian acara roadshow diawali dengan sambutan dari Kepala Bidang Promosi Kerja Sama, BIG - Sri Lestari Munajati, M.Agr, yang dilanjutkan dengan sambutan dari Kepala Sekolah SMAN 1 Boyolali, Bapak Drs. Agus Wardoyo, MPd, sekaligus membuka kegiatan roadshow ini secara resmi. Antusiasme dari siswa SMAN 1 Boyolali terlihat sangat tinggi terlihat dari peserta roadshow yang terkumpul sebanyak 320 siswa, disamping beberapa guru dari berbagai bidang studi. Kegiatan roadshow SMAN 1 Boyolali ini merupakan kelanjutan dari roadshow yang telah dilakukan di SMA 3 Semarang sebelumnya. Kegiatan roadshow yang dipandu oleh Dian Ardiansyah dari BIG dan Ariani dari dari Universitas Diponegoro ini, dibagi dalam dua kegiatan, yaitu : indoor dan outdoor. Kegiatan indoor diisi dengan presentasi pengenalan tentang Informasi Geospasial (IG), cara perolehan data geospasial dan penyajiannya,baik secara digital maupun dalam bentuk peta, yang disampaikan oleh Sri Hartini, staf bidang Promosi dan Kerja Sama PPKS BIG.

Mengawali presentasi, Hartini mengatakan bahwa IG sesungguhnya diperlukan oleh semua orang, bukan hanya mereka yang mengambil jurusan IPS, dimana pelajaran geografi diberikan di tingkat SLTA. "Pelajaran geografi selayaknya menjadi mata pelajaran umum sehingga semua siswa dapat mempelajari informasi geospasial ini dengan baik", ungkapnya. Sebagaimana diketahui, IG terbukti digunakan dalam praktik kehidupan sehari-hari, sederhananya untuk mencari suatu lokasi, hingga pada analisis untuk pengambilan keputusan yang berbasis spasial, seperti dalam pembangunan wilayah. Pada presentasi ini juga diperkenalkan berbagai produk geospasial BIG, seperti : peta Rupabumi, peta Lingkungan Pantai Indonesia, termasuk peta NKRI.

Presentasi kemudian dilanjutkan dengan paparan tentang Ina-Geoportal oleh Wendra dari Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial (PPPIG) BIG. Adapun Ina-Geoportal adalah portal geospasial resmi Indonesia yang dikelola oleh BIG untuk menyebarluaskan IG secara online, baik yang dihasilkan oleh BIG maupun yang dihasilkan oleh Kementerian/Lembaga (K/L) dan Pemerintah Daerah (Pemda). Sementara itu, kegiatan outdoor yang diselenggarakan di lapangan olahraga SMAN 1 Boyolali juga diisi dengan demo penerbangan drone, yang merupakan salah satu wahana yang dapat digunakan untuk akuisisi data geospasial dari udara. Demo ini dilakukan untuk memberikan gambaran bagaimana akuisisi data geospasial dilakukan dengan menggunakan wahana dari udara maupun satelit, dan bagaimana perolehan datanya.

Pada Roadshow ini BIG juga memamerkan Wall of Fame untuk photobooth para siswa-siswi dengan menggunakan latar belakang Peta NKRI 2015. Para siswa diberi kebebasan untuk mengekspresikan diri dengan berfoto bersama ataupun selfie di depan Peta NKRI, dan sebagai gantinya BIG memberikan hadiah berupa souvenir menarik. Pesan yang ingin disampaikan melalui aktivitas ini adalah agar para siswa dapat mengenal wilayah tanah air Indonesia dengan lebih baik, termasuk mengenal wilayah tanah air dan sumberdayanya dengan memanfaatkan IG. Kebanggaan dan kecintaan terhadap bangsa dan negara hanya akan tumbuh jika mengenal wilayah negara dengan baik. (SH/LR)