Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Seminar Nasional Peranan Geografi dalam Mendukung Kedaulatan Pangan


SIARAN PERS

Seminar Nasional
 “Peranan Geografi dalam Mendukung Kedaulatan Pangan”

Aula Utama BIG, Selasa, 7 April 2015

(unduh pdf)

(unduh materi lengkap Seminar Nasional: via BIG Cloud   via Drop Box)

 

Pangan merupakan kebutuhan dasar bagi manusia, dan pemenuhannya merupakan bagian dari hak asasi manusia yang dijamin di dalam Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 sebagai komponen dasar untuk mewujudkan sumber daya manusia yang berkualitas. Sebagai negara dengan jumlah penduduk yang besar, dan memiliki sumber daya alam dan sumber pangan yang beragam, Indonesia diharapkan mampu memenuhi kebutuhan pangannya secara berdaulat dan mandiri. Kedaulatan pangan saat ini telah memasuki era baru, setelah Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia Joko Widodo-Jusuf Kalla, memasukkan kedaulatan pangan sebagai salah satu satu dari Sembilan Cita-cita (Nawacita) yang harus dilaksanakannya.  Oleh karena itu pembangunan Indonesia untuk 5 (lima) tahun ke depan telah memprioritaskan pada upaya mencapai kedaulatan pangan, kecukupan energi dan pengelolaan sumber daya maritim dan kelautan, sebagaimana disebutkan dalam RPJMN 2015-2019.

Peran Informasi Geospasial (IG) dalam mendukung program kedaulatan pangan di Indonesia sangat menentukan. Badan Informasi Geospasial (BIG, dahulu bernama Bakosurtanal), merupakan penyelenggara tunggal IG Dasar di Indonesia, sesuai yang tertera dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang IG, memiliki tanggung jawab untuk menyediakan IG yang andal, akurat, dan dapat dipertanggung jawabkan. Untuk itu perlu diadakan suatu forum nasional sebagai sarana untuk bertukar pikiran yang diharapkan dapat menampung masukan-masukan dari para ahli atau akademisi di bidang IG dalam rangka mendukung kedaulatan pangan. Menilik hal tersebut, BIG menyelenggarakan Seminar Nasional yang mengambil tema “Peranan Geografi dalam Mendukung Kedaulatan Pangan”. Acara tersebut merupakan hasil kerja sama antara BIG dengan Ikatan Geografi Indonesia (IGI), dan Forum Komunikasi Kelitbangan (FKK) dalam rangka memperingati Hari Bumi 2015.

Seminar Nasional ini juga dilaksanakan sebagai bentuk penghargaan kepada Profesor Dr. Aris Poniman dan Drs. Helman, MSi, Peneliti Utama BIG yang akan memasuki purna tugas pada bulan April 2015. Profesor Dr. Aris Poniman telah mendarmabaktikan pikiran, tenaga dan waktunya selama 38 tahun di Bakosurtanal dan BIG, sedangkan Drs. Helman, M.Si selama 37 tahun. Keduanya telah memberikan sumbangsih yang besar melalui karya-karya dan pemikiran-pemikirannya yang dapat menjadi landasan bagi perkembangan IG di masa yang akan datang.

Acara Seminar Nasional tersebut akan berlangsung pada hari Selasa, tanggal 7 April 2015. Acara yang berlokasi di Aula Utama BIG Gedung S Lantai 2 tersebut akan dihadiri oleh Kepala BIG,  Dr. Priyadi Kardono, M.Sc, bersama Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Indonesia, Dr. Siti Nurbaya Bakar, serta Kepala Badan Litbang, Kementerian Pertanian Indonesia, Dr. Haryono. Pada Seminar Nasional tersebut juga akan diselenggarakan talkshow dengan tema “Data Penginderaan Jauh, Informasi Geospasial, Pengetahuan Geografi dalam Perspektif Kearifan Lokal untuk Menghadapi Permasalahan Kedaulatan Pangan Secara Nasional maupun Global”.  Hadir pula sebagai narasumber pada seminar ini antara lain Ketua IGI, Hartono; Akademisi dari Toyo University, Jepang, Prof. Nagatsu Kazufumi;  serta Peneliti Utama  BIG, Prof. Dr. Aris Poniman.

Kepala BIG, Priyadi Kardono mengungkapkan harapannya agar seminar nasional ini tidak hanya berhenti di pembahasan, namun dapat diimplementasikan secara konkrit pula. “Diharapkan forum ini bisa menghasilkan kontribusi nyata terutama dari para ahli yang berkumpul disini untuk pemenuhan kebutuhan pangan nasional”, jelas Priyadi. Pada akhirnya melalui seminar nasional ini Indonesia akan mampu untuk mewujudkan kedaulatan pangan nasional.

Seminar Nasional ini juga  dihadiri oleh anggota Forum Komunikasi Kelitbangan (FKK) Kementerian dan Lembaga, Ikatan Geografi Indonesia (IGI), Masyarakat Ahli Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN), Ikatan Surveyor Indonesia (ISI), Himpunan Peneliti Indonesia (HIMPENINDO), ISOI, HAPPI, praktisi, akademisi, serta kalangan industri bidang informasi geospasial lainnya. Beberapa materi yang dibahas pada pertemuan meliputi: Penginderaan Jauh dan GIS untuk Kedaulatan Pangan; Penyelenggaraan dan Integrasi IG untuk Kedaulatan Pangan termasuk Pertanian, Perikanan, Moratorium PIPIB, Sistem Lahan, Geomorfologi Kebencanaan dan Permasalahan Pangan di Indonesia; Penataan Ruang Wilayah Darat dan Laut dan Neraca Sumberdaya; Perkembangan Penggunaan Lahan Pertanian dan Teknologinya; dan Keanekaragaman Pangan Berbasis Kearifan Lokal. Diharapkan melalui pertemuan semacam ini akan diperoleh terobosan-terobosan baru yang bermanfaat dalam upaya mewujudkan kemandirian dan kedaulatan pangan  dengan tersedianya sumber pangan yang cukup  untuk kesejahteraan rakyat Indonesia.

 

Informasi lebih lanjut hubungi:

Ir. Sri Lestari Munajati, M.Agr

Kepala Bidang Promosi dan Kerja Sama, BIG

T: 021-87908763 | E: lestari.munajati@big.go.id