Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Pentingnya Peran Metadata Spasial

 

Bogor, Berita Geospasial – mungkin sebagian orang masih asing denagan istilah Metadata?, Metadata biasa didefinisikan sebagai “data tentang data” atau singkatnya dapat juga disebut dengan “informasi mengenai suatu data”.

Metadata dalam dunia keruangan (spasial) sangat penting dalam proses pengelolaan suatu data, untuk meningkatkan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) khususnya dibidang Geospasial, Pusat Standarisasi dan Kelembagaan Informasi Geospasial (Pusat SKIG) mengadakan kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) dengan tema “Profil Metadata Spasial Indonesia”

Amin Widada Kepala Bidang Standarisasi Penyelenggaraan Informasi Geospasial dalam sambutannya menyampaikan bahwa kegiatan bimtek ini memang menjadi salah satu agenda terutama untuk meningkatkan pemahaman mengenai pengelolaan metadata itu sendiri.

“kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kita semua, apalagi sekarang semuanya telah terstandar, semoga dengan adanya bimbingan ini peningkatan SDM kita bisa berjalan dengan lebih baik” ungkapnya.

Bertempat di Hotel Savero Kota Bogor, puluhan peserta yang berasal dari pusat – pusat teknis dan Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial (PPIG) mendapatkan materi dari ahli data Spasial Dr Akhmad Riqqi M.Si.

Pria 46 tahun yang juga merupakan dosen di Institut Teknologi Bandung (ITB) itu menyampaikan bahwa hal terpenting yang selalu menjadi problem dalam proses metadata spasial di Indonesia adalah mengenai kualitas data.

“Saat ini yang menjadi problem dalam metadata spasial adalah kualitas data, dimana banyak SDM yang tidak dapat mengisi elemen kualitas data” ucap Riqqi.

Komunitas internasional melalui International Organization of Standards (ISO), telah membangun dan menyetujui standar internasional metadata ISO 19115 pada tahun 2003. Standar ini adalah standar terlengkap dan terinci dengan acuan sangat luas sehingga pengguna dapat mengidentifikasi, mengevaluasi, mendapatkan dan menggunakan data. Salah satu keunggulan ISO 19115 adalah bisa memberikan tampilan yang lebih lengkap serta memudahkan pencarian yang lebih detail. Hanya saja cakupan aplikasi spasial yang luas menyebabkan ISO 19115 memiliki struktur yang lebih rumit.

Adapun beberapa manfaat dari metadata spasial yang diantaranya, Metadata membantu mengorganisasi mengelola data, Menghindari adanya duplikasi karena data yang sudah dibuat tercatat dengan baik dan diketahui, Penyedia data dapat mempromosikan ketersediaan data dan memungkinkan kerjasama dengan pihak lain untuk update dan lain-lain.

Kegiatan Bimbingan Teknis ini akan berlangsung selama dua hari, hingga 8 Agustus 2019, dengan dilaksanakan bimbingan teknis ini diharapkan mampu meningkatkan kemampuan SDM Informasi Geospasial dalam pengelolaan metadata. (/AR).