Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Penelusuran Sejarah BIG

Orang bijak mengatakan bahwa “Bangsa yang besar adalah yang menghargai jasa para pahlawannya”. Pepatah ini untuk lingkup instansi  menjadi “Instansi yang besar, adalah instansi yang mengetahui dan menghargai  jasa para pendahulunya”. Inilah yang mendorong tim dari BIG yang dipimpin F. Wahyutomo sebagai Kepala Pusat Penelitian, Promosi dan Kerjasa BIG untuk mengadakan penelusuran sejarah Bakosurtanal melalui wawancara langsung dengan 3 (tiga) orang lama Bakosurtanal.

Ketiga orang saksi hidup berdirinya Bakosurtanal yang diwawancarai adalah Soewito, Ietje Duriatin dan Edo Suhada. Soewito dan Ietje Duritin adalah pegawai Badan Atlas Nasional (Batnas) yang menjadi pegawai Bakosurtanal dengan Nomor Induk Pegawai (NIP) 37000000004 dan 37000000006. Sedangkan Edo Suhada masuk menjadi pegawai Bakosurtanal pada awal-awal berdirinya Bakosurtanal. Mereka menceritakan tentang sejarah berdirinya Bakosurtanal serta lika-liku perjuangan mereka selama bekerja di  Bakosurtanal.

Diceritakan bahwa pada awal berdirinya, Bakosurtanal berkantor di Jl. Medan Merdeka Selatan No. 11 Jakarta Pusat dan di Jl. Wahidin I no. 1, kedua lokasi tersebut adalah eks kantor Batnas. Bakosurtanal didirikan berdasarkan Keppres No. 83 yang diresmikan tanggal 17 Oktober 1969. Keppres tersebut disamping membentuk Bakosurtanal, membubarkan Batnas serta Komando Survey dan Pemetaan Nasional (Kosurtanal). Batnas secara organisasi berada di bawah Sekretariat Negara (Setneg) dan Kosurtanal di bawah Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Penelusuran sejarah BIG khususnya berdirinya Bakosurtanal, ditujukan agar keluarga besar khususnya generasi muda BIG sebagai transformasi dari Bakosurtanal mengetahui bahwa Bakosurtanal dulu dilahirkan dari nol berkat perjuangan para pendahulu Bakosurtanal (diantaranya:  Mayjen Pranoto Asmoro, Prof. Jacob Rais dan Drs. FB. Soetarto). Mereka gigih menjalin kerjasama dengan banyak instansi terkait baik dalam maupun luar negeri agar peran Bakosurtanal dalam bidang surta semakin dikenal luas. Ibarat tanaman, sekarang ini tinggal memetik hasilnya.

Oleh: Agung TM