Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Paduan Suara BIG Raih Juara Harapan III dalam Kompetisi Paduan Suara antar Kementerian/LPNK

Korps Pegawai Republik Indonesia (KORPRI) merupakan wadah untuk menghimpun seluruh Pegawai Republik Indonesia sebagaimana tertuang dalam Keputusan Presiden Nomor 82 Tahun 1971. Keanggotaan KORPRI terdiri atas Pegawai Negeri Sipil, pegawai BUMN, BUMD serta anak perusahaan, dan perangkat Pemerintah Desa. Organisasi KORPRI yang kuat, netral, dan demokratis diwujudkan untuk membangun jiwa korsa pegawai RI dan mensejahterakan anggota dan keluarganya. Organisasi yang terbentuk pada tanggal 29 November 1971 ini akan merayakan hari jadinya yang ke-43 pada tahun 2014 ini. Dalam rangka merayakan HUT KORPRI yang ke-43 tersebut, Kementerian Pariwisata mengadakan lomba paduan suara antar Kementerian/Lembaga Pemerintahan Non Kementerian (LPNK). Badan Informasi Geospasial (BIG) sebagai LPNK juga turut berpartisipasi dalam kegiatan lomba tersebut.

Acara lomba berlangsung di Balairung Soesilo Soedarman, Kementerian Pariwisata (Kemenpar) pada hari Kamis, tanggal 27 November 2014. Kegiatan dibuka dengan sambutan oleh Sekretaris Jenderal Kemenpar, Ukus Kuswara. Ukus menyampaikan bahwa para pegawai yang tergabung dalam KORPRI harus membina rasa persatuan dan kesatuan antar K/L. Dengan demikian Indonesia yang maju, adil, dan sejahtera dapat semakin terwujud. Pada kesempatan itu hadir pula Ketua Umum Dewan Pengurus Nasional (DPN) KORPRI Pusat, Diah Anggraeni. "Salam bhinneka abdi negara!" Diah teriakkan dalam sambutannya yang disambut dengan meriah oleh peserta yang hadir. Diah mengharapkan agar kegiatan ini dapat menjadi salah satu unsur perekat KORPRI dan bangsa, sehingga eksistensi KORPRI dapat semakin dirasakan oleh masyarakat luas. Diah juga menambahkan bahwa kegiatan ini sekaligus sebagai implementasi revolusi mental bagi para Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang ada di K/L. "Mari kita merubah diri dari birokrasi yang dilayani menjadi birokrasi yang melayani masyarakat!" ujar Diah.

Sambutan tersebut sekaligus membuka acara lomba paduan suara secara resmi. Hadir sebagai juri pada perlombaan tersebut adalah Marusya Nainggolan, Sujasfin Judika Dewantara Nababan, dan Eko Agus Suyono. Ketiganya merupakan profesional dan ahli di bidang tarik suara dan musik. Marusya Nainggolan salah satunya adalah pianis dan komposer terkemuka di Indonesia, yang telah mendapatkan berbagai penghargaan baik dari dalam maupun luar negeri. Dengan juri yang benar-benar menguasai bidang tersebut, acara lomba paduan suara dilaksanakan. Lomba paduan suara K/LPNK diikuti 9 peserta, yaitu: Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Lembaga Penyiaran Publik Radio Republik Indonesia (LPP RI), Kementerian Pekerjaan Umum, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Badan Informasi Geospasial, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPP-PA).

Pada lomba tersebut tiap tim membawakan 2 buah lagu, dimana lagu wajib adalah "Mars KORPRI" sementara lagu pilihan adalah lagu daerah. Tim paduan suara BIG membawakan lagu wajib dan lagu pilihan "Yamko Rambe Yamko". Setiap peserta diberi waktu kurang lebih setengah jam, dan pengumuman pemenang diberikan pada hari yang sama. Pada lomba ini, tim paduan suara BIG berhasil memperoleh Juara Harapan III. Sebagai langkah awal untuk membangkitkan paduan suara di BIG capaian prestasi ini cukup membanggakan. Dengan latihan yang lebih maksimal dan anggota yang lebih banyak diharapkan ke depan akan lebih banyak lagi prestasi yang bisa diperoleh tim paduan suara BIG. Congrats!