Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Mengelola Keuangan PNS Zaman Now

Cibinong – Menjadi PNS adalah salah satu kebanggan tersendiri bagi seseorang, anggapan bahwa menjadi PNS kehidupannya akan terjamin misalnya saja mendapatkan jaminan masa kerja, tunjangan di atas gaji pokok dan berbagai fasilitas lainnya. Dalam hal ini bukan berarti mereka tidak memiliki beban keuangan, maka diperlukan pengelolaan keuangan yang ideal. Untuk memiliki pengelolaan yang ideal, maka PNS harus berkomitmen terhadap pengeluaran yang merupakan poin penting yang juga harus dapat dilakukan.

Mengelola keuangan (financial planning) pada era modern merupakan suatu hal yang gampang–gampang susah, terutama bagi generasi millenial (Gen X), itu pula yang menjadi kendala tak terkecuali bagi para Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Informasi Geospasial. (BIG). Kemajuan Teknologi, dan perubahan lifestyle menjadi salah satu faktor paling besar dalam peningkatan pengeluaran yang terkadang tidak sebanding dengan pemasukan, hal inilah yang menjadi isu utama dalam Seminar Manajemen Keuangan yang dilaksanakan pada Kamis 1 Maret 2018 di Aula Utama Gedung S Lantai 2, Badan Informasi Geospasial.

Ligwina Hananto, Founder sekaligus CEO Quantum Magna Financial Management (QM Management) selaku pembicara utama mengungkapkan bahwa dalam mengatur keuangan ada dua poin utama yang harus direncanakan baik–baik. “Hal yang pertama harus dilakukan dalam perencanaan keuangan adalah check up keuangan karena yang menjadi pondasi dasar keuangan yang sehat ialah mengetahui kondisi keuangan kita apakah sehat atau tidak, cash flow dengan pengeluaran lancar atau tersendat .”ungkapnya.

Kedua ialah mengetahui cara mencapai dan tujuan financial kita yang benar benar kita butuhkan, karena banyak orang yang memiliki penghasilan besar namun tidak memiliki invenstasi yang aman untuk masa depannya. Hal itu terjadi karena banyak orang yang tidak mengetahui tujuan mereka dalam mengelola keuangan. Nabung aja? Nggak cukup!! Karena setiap tahun inflasi dan kebutuhan akan meningkat nilai uang akan menjadi kecil, salah satu solusinya ialah melakukan investasi lain seperti Reksadana, Deposito, Tabungan Pendidikan dll.

Maka para CPNS yang nantinya akan jadi PNS disarankan untuk memperhitungkan pos penghasilan yang memang sifatnya tidak tetap dan tidak rutin didapat. Contohnya saja, perjalanan dinas, menjadi  narasumber pada pelatihan-pelatihan dan lain sebagainya.

“Generasi zaman now harus kreatif dan innovatif dalam mengatur keuangan, meskipun nilai segala kebutuhan terus meningkat tapi kita bisa menjadi orang dengan financial terjamin di masa depan, asalkan tahu cara mengelola dan tujuan financial kita nanti, tidak terkecuali PNS” tutupnya. (AR/NU)