Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Mencari Berkah Ramadhan dengan Bersedekah

Cibinong, Berita Geospasial – Pada Kamis, 15 Juni 2017 BIG kembali menyelenggarakan Buka Bersama dan Santunan kepada Anak Yatim. Acara yang diselenggarakan di Masjid Al-Idrisi BIG merupakan kerja sama antara DKM Al-Idrisi, Pengurus Korpri BIG dan Dharma Wanita Persatuan (DWP) BIG. Adapun tema dari acara ini adalah “Mewujudkan Kebersamaan dan Kepedulian Sosial BIG”. Pada tahun lalu, BIG sudah menyantuni 200 orang anak yatim dan pada tahun ini anak yatim yang disantuni bertambah yaitu sebanyak 215 orang. Pada acara ini turut hadir Kepala Badan Informasi Geospasial, Hasanuddin Zainal Abidin, Sekretaris Utama BIG, Titiek Suparwati, Para Eselon I, Eselon II dan Eselon III BIG.

 “Siapa yang ingin menjadi orang sukses?” tanya Hasanuddin kepada peserta santunan mengawali arahannya menunggu berbuka puasa. Jika ingin menjadi orang sukses ada 3 (tiga) kuncinya, yang pertama adalah belajar dengan rajin. Mengapa harus rajin belajar? Hal ini tidak perlu dipertanyakan lagi karena orang-orang akan mendapatkan ilmu dengan belajar.

 “Yang kedua adalah taat pada ibu”, lanjut Hasanuddin. Diriwayatkan dalam sebuah hadits dari Abu Hurairah r.a. Beliau berkata, Seseorang datang kepada Rasulullah SAW dan berkata, ‘Wahai Rasulullah, kepada siapakah aku harus berbakti pertama kali?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Dan orang tersebut kembali bertanya, ‘Kemudian siapa lagi?’ Nabi shalallaahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Ibumu!’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi?’ Beliau menjawab, ‘Ibumu.’ Orang tersebut bertanya kembali, ‘Kemudian siapa lagi,’ Nabi shalallahu ‘alaihi wasallam menjawab, ‘Kemudian ayahmu.'” (HR. Bukhari dan Muslim). Dari hadits tersebut sudah jelas bahwa ibu memiliki posisi yang sangat penting sehingga harus selalu kita taati.

 Kunci terakhir menjadi orang sukses adalah tidak meninggalkan shalat. Dimanapun kita berada dan apapun yang sedang kita lakukan, jika sudah masuk waktu shalat maka kita harus segera shalat. Shalat tidak boleh ditinggalkan karena shalat adalah kewajiban orang muslim. Muslim yang sukses tidak akan meninggalkan shalat karena iya pasti percaya bahwa kesuksesan merupakan pemberian Allah SWT.

 Pada acara ini selain sambutan dari Kepala BIG, juga ada ceramah singkat dari Ustadz Enjang Faridl. “Orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan akan mendapatkan 3 kenikmatan” ujar Farid mengawali ceramahnya. Kenikmatan yang pertama adalah keberkahan, yang kedua adalah maghfirah dan yang ketiga adalah rahmah. Berkah adalah karunia yang diberikan oleh Allah SWT kepada manusia dan mendatangkan kebaikan bagi kehidupan manusia. Maghfirah adalah ampunan yang diberikan Allah kepada manusia atas dosa dan kesalahan yang sudah dilakukan. Sedangkan rahmah adalah kasih sayang yang diberikan Allah SWT kepada manusia.

 Orang-orang yang berpuasa di bulan ramadhan, semasa hidupnya di dunia akan memperoleh dua kegembiraan. Kegembiraan yang pertama adalah kegembiraan saat berbuka dan yang kedua adalah kegembiraan saat melaksanakan hari raya. Siapa yang tidak gembira ketika datangnya berbuka? Setelah berpuasa seharian penuh menahan haus dan lapar tentunya berbuka puasa adalah waktu yang ditunggu-tunggu. Kemudian setelah sebulan penuh berpuasa menahan haus dan lapar hari raya adalah yang ditunggu-tunggu. Ketika waktu itu datang, maka kegembiraanlah yang dirasakan.

 Acara ini berjalan dengan lancar dan tertib. Acara ini diakhiri dengan buka puasa bersama dan shalat maghrib berjamaah. Setelah sholat maghrib, maka semua anak yatim yang turut berbuka puasa diberikan santunan berupa uang pembinaan dan peralatan sekolah.  Semoga yang menerima dan yang memberikan santunan dengan iklhas dinilai sedekah oleh Allah SWT. (ES/TR)