Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Mahasiswa Survei Pemetaan UPI Berkunjungan ke BIG

Cibinong, Informasi Geospasial: Sebanyak 71 mahasiswa Program Studi D3 Survei Pemetaan dan Informasi Geografis dan Program Magister (S2) Pendidikan Geografi dari Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung, mengadakan kunjungan ke Badan Informasi Geospasial (BIG) pada Senin, 7 Mei 2018. Kunjungan ini dilakukan dalam rangka praktikum instansi, sekaligus menambah wawasan mahasiswa terkait Informasi Geospasial.

"Diharapkan mahasiswa mendapatkan gambaran dan bukti nyata tentang proses alur kerja di suatu perusahaan serta meningkatkan wawasan tentang dunia kerja untuk bekal magang di semester VI," ucap Lili Somantri, perwakilan dari UPI.

Pada kunjungan ini, mahasiswa UPI pertama mendapat materi dari Hermayulis, staf Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim BIG. Mereka mendapat penjelasan tentang `Proses Pembuatan Peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) Skala Besar`.

Menurut Hermayulis, Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial menjelaskan bahwa BIG sebagai penyelenggara tunggal Informasi Geospasial Dasar (IGD). IGD yang dimaksud berupa peta dasar atau peta rupa bumi dari skala 1:1.000.000 sampai dengan 1:1.000.

"Salah satu manfaat peta RBI skala besar dapat digunakan untuk melihat sebaran fasilitas umum dan sosial secara spasial. Sehingga dapat memberikan pelayanan yang terbaik bagi masyarakat," kata dia.

Hermayulis menambahkan,  pembuatan peta RBI skala besar juga sebagai upaya percepatan pembangunan infrastruktur, pengembangan wilayah, dan kemudahan berusaha di Indonesia. Ini semua diwujudkan dalam Kebiajakn Satu Peta (KSP).

Selanjutnya, disampaikan materi tentang `Standarisasi dan Kelembagaan Informasi Geospasial` oleh Kepala Pusat Standarisasi dan Kelembagaan Informasi Geospasial BIG Suprajaka. Ada pula pemaparan materi terkait `Jaringan Informasi Geospasial (JIGN)` oleh Syinta Sumartini dari Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial BIG.

Setelah pemaparan materi, acara dilanjutkan dengan kunjungan ke pusat teknis. Sebanyak 71 mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok. Kelompok pertama berkunjung ke Balai Layanan Terpadu Informasi Geospasial. Sedangkan, kelompok lainnya berkunjungan ke Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim.(NN)