Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Lomba Treasure Hunt sebagai Sarana Pembelajaran Penggunaan GPS dan Peta

Berita Geospasial – Mengikuti Gerakan Nasional Revolusi Mental dengan beberapa program yang dicanangkan, Badan Informasi Geospasial (BIG) kembali menggelar kegiatan dalam rangka melaksanakan Program Gerakan Indonesia Mandiri. Pusat Standardisasi dan Kelembagaan Informasi Geospasial dan Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial di bawah Kedeputian Infrastruktur Informasi Geospasial menyelenggarakan beberapa kegiatan yaitu kegiatan senam bersama, lomba Treasure Hunt Participative Mapping dan Workshop Geospasial. Kegiatan ini dilakukan pukul 07.00 WIB di Lapangan Badan Informasi Geospasial pada 19 Mei 2017.

Seiring kemajuan teknologi, informasi geospasial (IG) semakin banyak digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Bila kita cermati, penyusunan perencanaan tataruang, mitigasi kebencanaan, perencanaan jalan, perencanaan perjalanan kesuatu tempat, sampai pemesanan layanan taksi online, semuanya menggunakan IG atau yang lebih populer disebut peta sebagai informasi dasarnya. Seperti itulah peran penting IG dalam pemerintahan.

Lomba Treasure Hunt ini adalah salah satu cara untuk mengaplikasikan pemanfaatan IG dalam permainan ini. Kegiatan Treasure Hunt Participative Mapping bertujuan memperkenalkan Geoportal Nasional yaitu Ina-Geoportal yang diciptakan oleh Badan Informasi Geospasial, implementasi metode participative mapping dan memperoleh hasil akhir peta IG Tematik yang dibuat oleh peran serta masyarakat.

Lomba Treasure Hunt diikuti dari berbagai lembaga, instansi pendidikan dan menggunakan aplikasi Android smartphone “Collector for Arcgis”. Menggunakan aplikasi Android, “Collector for Acis”, peserta harus melakukan sign in dengan memasukkan username dan password. Setelah berhasil log in akan tampil Peta dengan nama “Treasure Hunt BIG”. Jika ingin memulai pengumpulan data bisa langsung sentuh “PETA”nya dengan catatan proses pengumpulan dilakukan secara online terus menerus. Lomba ini menggunakan aplikasi ini untuk alat bantu mencari “harta”nya. Selain itu dibantu juga dengan alat GPS.

Dalam kegiatan Treasure Hunt Participative Mapping, peserta dalam bentuk tim berjumlah 3-4 orang diharapkan dapat membangun sebuah peta dengan menggunakan aplikasi berbasis Android yang didukung dengan GPS dan kemudian diolah ke situs portal geospasial Indonesia. Lingkup daerah yang akan dipetakan adalah wilayah BIG dan LIPI. Peta yang dihasilkan bukan merupakan peta kosong namun peta tersebut harus dapat menceritakan sesuatu. Penilaian peta dilakukan oleh perwakilan pusat teknis di Badan Informasi Geospasial. Akan ada sesi paparan untuk perwakilan tim yang medapatkan nilai terbaik. Estimasi waktu yang dibutuhkan mulai dari tracking sampai dengan selesai adalah 2 jam. Lima (5) kelompok yang menghasilkan peta terbaik pada kompetisi ini akan mendapatkan hadiah dari panitia dan treasure hunt yang akan diperebutkan sebanyak 3 (tiga) doorprize.

Pelaksanaan lomba ini menggunakan alat smartphone Android dengan OS minimal Android 4 keatas, GPS RK low cost, laptop, aplikasi Ina-Geoportal dan aplikasi pengumpul data lapangan Collector for Arcgis. Selain itu, hasil yang akan dicapai adalah peta sederhana lingkungan disekitar Kantor BIG. Geographic Features yang akan dikumpulkan adalah bangunan, jalan, danau (tubuh air), tugu dan lain-lain. Geotaging dilaksanakan dilapangan dengan cara mengumpulkan POI (point of interest) atau titik-titik fitur lapangan. (ME/ES)