Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Kunjungan Peserta Training UN-ESCAP- BMKG ke BIG

Untuk menambah wawasan dan pengetahuan terkait Informasi Geospasial untuk kebencanaan, peserta training on National Multi Hazards Early Warning System with Geospatial Applications for Disaster Risk  Reduction and Sustainable Development mengunjungi Badan Informasi Geospasial (BIG).  Pelatihan yang diselenggarakan United Nations Economics and Social Commision for Asia and The Pacific (UN-ESCAP) bekerjasama dengan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geosfisika (BMKG) berlangsung dari 10 Juli hingga 2 Agustus 2017. Salah satu agenda pelatihannya adalah kunjungan ke BIG. Peserta pelatihan berjumlah  12 orang peserta, terdiri dari berbagai negara di Asia Pacific diantaranya Fiji, Solomon, Tonga, Samoa, Tonga, Samoa, Vanuatu, serta Papua New Guinea.

Pada kunjungan ke BIG para peserta didampingi oleh enam pembimbing dari BMKG diterima oleh Kepala Pusat Penelitian, Promosi dan Kerjasama, Wiwin Ambarwulan. Selanjutnya Peserta Traning UN-ESCAP ini diterima oleh Kepala BIG, Hasanudin Z. Abidin. Pada sambutannya, Kepala BIG, Hasanudin menjelaskan tentang tugas dan fungsi BIG. Amanah Undang-Undang No.4 Tentang Informasi Geospasial, dimana BIG sebagai penyelenggara IG. Selanjutnya Hasanudin menjelaskan tentang Indonesia yang merupakan supermarket bencana alam dan bencana sosial, karena di Indonesia begitu banyak potensi serta jenis bencana alam dan bencana lainnya, diantaranya gempa, tsunami, bencana gunung api, banjir, tanah longsor, kebakaran hutan, kekeringan dan lain-lain. BIG sebagai lembaga penyelenggara informasi geospasial memberikan dukungan dan kontribusi dalam hal penanganan dan penanggulangan bencana.

Kunjungan ke BIG peserta mendapat penjelasan tentang Tugas dan Fungsi BIG sebagai penyelenggara IG dari Wiwin Ambarwulan serta paparan tentang Jaring Kontrol Geodesi dan Geodinamika. Terkait dengan kebencanaan, BIG juga mengoperasionalkan data stasiun pasang surut di seluruh wilayah Indonesia, data pasut tersebut untuk mendukung Tsunamy Early Warning Sistem (TEWS). Selain itu data dan informasi geospasial lainnya baik Informasi Geospasial Dasar (IGD) dan Informasi Geospasial Tematik (IGT) untuk mendukung mitigasi bencana.

Kegiatan dilanjutkan dengan paparan dari Kepala Pusat Jaring Kontrol Geodesi dan Geodinamika (PJKGG), Antonious Wijanarto. Anton menjelaskan tentang Jaring Kontrol Geodesi dan Geodinamika, diantaranya tentang Jaring Kotrol Vertikal dan Horizontal, Gaya Berat, pasang surut serta geodinamika. Sistem referensi geospasial di Indonesia atau Jaring kontrol Pemetaan Pemetaan di Indonesia sejak jaman pemerintahan Kolonial Belanda hingga sampai saat ini. Dengan berkembangnya teknologi penentuan posisi berbasis satelit seperti GPS (Global Positioning System) dan GNSS (Global Navigation Satellite System) sehingga dapat digunakan untuk mengintegrasikan kerangka referensi geodetic nasional dengan sistem referensi global. Pada 17 Oktober 2013 diluncurkan Sistem Referensi Geospasial Indonesia 2013 (SRGI 2013). SRGI adalah sistem koordinat nasional yang konsisten dan kompatibel dengan sistem koordinat global. SRGI secara spesifik menentukan lintang, bujur, tinggi, skala, gayaberat, dan orientasinya mencakup seluruh wilayah NKRI, termasuk bagaimana nilai-nilai koordinat tersebut berubah terhadap waktu. Sistem ini juga sangat diperlukan untuk mendukung kebijakan satu peta. Terkait kebutuhan untuk pengguna, layanan data SRGI terbuka dan self service, demikian ujar Anton. Selain itu juga dijelaskan tentang stasiun Pasang Surut yang terdapat diseluruh wilayah Indonesia. Data stasiun pasut juga digunakan untuk mendukung Tsunami Early Warning System di Indonesia.

Pada kunjungan ke BIG peserta pelatihan UN-ESCAP juga mengunjungi Station GPS Permanen BAKO di Kantor BIG Cibinong, disini peserta dijelaskan langsung oleh Anton serta staf Pusat Jaring Kontrol Geodesi dan Geodinamika. Selanjutnya peserta juga melihat peralatan Gravimeter yang dimiliki BIG. Pada akhir kunjungan peserta berfoto bersama di lingkungan kantor BIG.(YI/NU)