Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

ITP Mendapatkan Pendalaman IG Dengan Kunjungan ke BIG

Kegiatan penerimaan kunjungan dari waktu ke waktu rutin dilaksanakan Badan Informasi Geospasial (BIG), baik kunjungan dari pemerintahan, lembaga, swasta, maupun institusi pendidikan yang ada di seluruh Indonesia. Sejalan dengan itu, pada tanggal 27 Mei 2016 BIG menerima kunjungan dari mahasiswa/i maupun dosen dari Jurusan Teknik Geodesi Institut Teknologi Padang (ITP) sebanyak 30 mahasiswa/i. Mereka diterima BIG di Ruang Aula Utama BIG, Gedung S lantai 2.

Seiring dengan perkembangan teknologi informasi yang semakin maju, menyebabkan Informasi Geospasial (IG) mengalami perkembangan yang pesat, dan memberikan berbagai aplikasi untuk kebutuhan layanan kepada publik. Melalui kegiatan kunjungan ini diharapkan publik dapat mengenal IG pada umumnya. Pada kesempatan ini para peserta kunjungan diterima oleh Yudi Irwanto, yang mewakili Kepala Bidang Promosi dan Kerja Sama, Pusat Penelitian, Promosi, dan Kerja Sama (PPKS) BIG.

Yudi menyampaikan selamat datang di BIG kepada para peserta, tak lupa mengucapkan terima kasih pula atas kunjungan mereka ke BIG. “Semoga kunjungan ini dapat menambah pengetahuan akan informasi geospasial secara umum”, ungkapnya. Acara lalu dilanjutkan membacakan jadwal acara kunjungan, serta  penyampaian tentang profil BIG. Tak lupa disampaikan pula terkait tugas dan peran BIG, serta contoh produk yang dihasilkan BIG secara umum.

Dwi Arini, selaku dosen dari ITP menyampaikan banyak terima kasih kepada BIG atas sambutannya yang hangat terhadap kegiatan kunjungan yang dilakukan para mahasiswa/i Teknik Geodesi ITP ini. Arini juga berpesan agar mahasiswa/i dapat memperhatikan apa yang disampaikan oleh para presentator, dan dapat mengambil manfaat dari kunjungan ke BIG ini. Arini berharap para mahasiswa/I dapat memperhatikan materi yang disampaikan selama kunjungan sebaik mungkin.

Setelah paparan pertama tentang IG dan BIG secara umum, acara dilanjutakan dengan presentasi oleh Pusat Jaring Kontrol Geodesi dan Geodinamika (PJKGG) BIG yang diwaliki oleh Joni Efendi. Joni menjelaskan tentang Sistem Referensi Geospasial Nasional atau yang biasa disingkat SRGN. “Mendefinisikan, merealisasikan kerangka berupa jaring kontrol geodesi, memelihara dan membangun infrastruktur dan sistem aplikasi SRGN merupakan tugas PJKGG”, ungkap Joni. “Sekarang ada layanan berbasis web yang memberikan kemudahan akses kedalam Sistem Referensi Geospasial Indonesia 2013 yaitu di alamat srgi.big.go.id.”, lanjut Joni menjelaskan secara lebih detail apa itu SRGI 2013 kepada para peserta.

Agenda selanjutnya ialah presentasi yang dilakukan oleh Nursugi dari Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai (PKLP) BIG. Peran IG di bidang pemetaan untuk wilayah laut dan pantai sangat dibutuhkan salah satunya dalam pembuatan peta Lingkungan Laut Nasional (LLN) dan Lingkungan Pantai Indonesia (LPI). Pemetaan kelautan juga bisa dilakukan dengan survei hidrografi. Nursugi menjelaskan kepada rombongan tentang apa itu dan pentingnya survei hidrografi untuk pembuatan peta LLN dan LPI.

Sebagai penutup rangkaian paparan diberikan demo tentang Ina-Geoportal oleh Nurul Hidayah dari Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasaan Informasi Geospasial (PPPIG) BIG. Peserta kunjungan mendapatkan penjelasan tentang apa itu portal BIG dan bagaimana cara pengoperasiannya. Data yang ditampilkan pada portal merupakan data yang berada di masing-masing walidata dan BIG bertindak sebagai penghubung yang mengintegrasika data tersebut dengan data IG dasar yang ada di BIG. “Tapi masyarakat masih bisa mengakses dengan cara melakukan overlay kepada peta dasar yang disediakan BIG di Ina-Geoportal, kemudian ditambahkan dengan data geospasial dari K/L lain yang diinginkan”, jelas Nurul.

Kunjungan hari itu diakhiri dengan berkunjung ke Laboratorium Geodesi yang berada di Gedung Q PJKGG BIG. Disana rombongan ditunjukan berbagai alat dan pilar jaring kontrol yang ada disana. Diharapkan melalui kunjungan ini pengetahuan para mahasiswa bisa meningkat terutama terkait dengan IG. Sehingga pada nantinya IG akan digunakan dalam berbagai aspek dalam masyarakat melalui produk IG, baik berupa peta maupun yang lainnya. Sehingga visi BIG untuk menata Indonesia yang lebih baik juga bisa terwujud. (HA/LR)