Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Ikatan Mahasiswa Geodesi Indonesia Kunjungi BIG untuk Dalami Pengetahuan Geospasial

Cibinong, Berita Geospasial BIG - Untuk kesekian kalinya BIG menerima kunjungan dari berbagai instansi maupun institusi. Kegiatan ini dilaksanakan untuk memberikan informasi mengenai BIG maupun informasi geospasial pada umumnya. Kali ini, Ikatan Mahasiswa Geodesi Indonesia mengunjungi BIG.

Geospasial atau ruang kebumian adalah aspek keruangan yang menunjukkan lokasi, letak, dan posisi suatu objek atau kejadian yang berada di bawah, pada, atau di atas permukaan bumi yang dinyatakan dalam sistem koordinat tertentu. Sebagaimana disebutkan dalam Undang-undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial (IG), Badan Informasi Geospasial (BIG) merupakan penyelenggara tunggal Informasi Geospasial Dasar di Indonesia. Maka BIG wajib mendorong penggunaan IG dalam penyelenggaraan pemerintahan berbagai aspek kehidupan masyarakat.

Adalah pada Rabu, 15 Oktober 2014, Ikatan Mahasiswa Geodesi Indonesia (IMGI), mengadakan kunjungan ke BIG untuk meningkatkan pengetahuan mereka terutama terkait tentang kegiatan survei dan pemetaan. Menurut Helmert dan Torge (1880), Geodesi adalah ilmu tentang pengukuran dan pemetaan permukaan bumi yang juga mencakup permukaan dasar laut. Sementara menurut International Association of Geodesy (1979), Geodesi adalah disiplin ilmu yang mempelajari tentang pengukuran dan perepresentasian dari bumi dan benda-benda langit lainnya, termasuk medan gaya beratnya masing-masing, dalam ruang tiga dimensi yang berubah dengan waktu. Berdasarkan beberapa pengertian tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa geodesi dan geospasial erat berkaitan. Oleh sebab itu penting bagi para mahasiswa IMGI untuk mempelajari tentang geospasial pula. Apalagi beberapa alumni IMGI juga diketahui bekerja di BIG.

Peserta kunjungan hari itu terdiri atas 50 orang mahasiswa Jurusan Geodesi dari berbagai universitas di Indonesia yang tergabung dalam IMGI. Beberapa universitas yang hadir antara lain adalah: Institut Teknologi Sepuluh Nopember Surabaya (ITS), Institut Teknologi Nasional (ITENAS Bandung), Universitas Pakuan, dan Institut Teknologi Sumatera (ITERA). Mereka mendapatkan ilmu dari beberapa pusat teknis yang ada di BIG, antara lain Pusat Pemetaan Kelautan dan Lingkungan Pantai (PKLP) BIG oleh Nur Sugi yang mengambil tema survei hidrografi beserta penjelasan tentang beberapa peralatan yang dipergunakan untuk kegiatan survei hidrografi. Selain itu, mereka mendapatkan materi dari Pusat Jaring Kontrol Geodesi dan Geodinamika (PJKGG) BIG yang diwakili oleh Marsono Julianto menjelaskan tentang Sistem Referensi Geospasial Indonesia (SRGI) 2013, serta dari Pusat Standarisasi dan Kelembagaan Informasi Geospasial (PSKIG) BIG yang memberikan paparan tentang Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) IG oleh Sumaryono.

Setelah presentasi dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dengan para narasumber. Pada akhir acara BIG memberikan kenang-kenangan berupa Peta NKRI edisi tahun 2014 beserta beberapa buku geospasial. Dari IMGI juga memberikan cinderamata berupa plakat yang diberikan kepada masing-masing narasumber yang hadir pada saat itu. (LR/TR).