Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Gugusan Pulau Kecil Terluar BENTENG SELATAN NUSANTARA Kabupaten Maluku Barat Daya

Pada jaman penjajahan Belanda di Indonesia, wilayah Maluku Barat Daya juga termasuk salah satu daerah jajahan. Perdagangan tradisional dengan cara barter antar pulau serta barter dengan pendatang telah dilakukan sejak sebelum kedatangan para penjajah, sehingga terdapat banyak kontak dagang di dalam dan di luar daerah ini. Dengan kedatangan Belanda beserta bentuk penjajahan yang dilakukan, situasi ini berubah. Kebijakan monopoli terjadi, sehingga penduduk setempat dipaksa dan dijadikan mitra utama perdagangan dan sumber pendapatan, serta dikalim atas nama "peradaban" sehingga cukup banyak mempengaruhi budaya tradisional yang ada. Setelah masa kolonialisasi Belanda berakhir, kontak antara daerah di Maluku Barat Daya menjadi sangat terisolasi dan sering dikatakan sebagai daerah yang terlupakan, oleh karena itu salah satu misi Survei PSSDAL di Kepulauan Lemola ini untuk bertahap mengembalikan masa keemasan perdagangan.