Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Financial Education With Ligwina Hananto

Cibinong, Berita Geospasial BIG - Demi mendapatkan hidup yang layak, banyak orang berlomba-lomba mengumpulkan harta sebanyak mungkin. Siapa yang tidak ingin memiliki hunian yang layak, pendidikan anak terjamin dan masa pensiun yang bahagia. Tapi ternyata dengan semua kerja keras tersebut tidaklah cukup untuk membuat kita bahagia kelak. Kita harus mempunyai perencanaan yang jelas dalam merancang masa depan, termasuk di dalamnya perencanaan keuangan.

Fungsi perencanaan keuangan pribadi atau keluarga adalah mengelola keuangan untuk masa depan sedini mungkin dalam mencapai tujuan keuangan, dilakukan secara terencana, teratur dan bijaksana. Direncanakan yang berarti kita dapat mengantisipasi yang akan terjadi di masa yang akan datang. Teratur, yang berarti bahwa kita memiliki cara atau strategi keuangan dengan mempertimbangkan yang prioritas ataukah yang kurang prioritas lebih jelas. Dan mengelola uang dengan bijaksana dapat berarti secara masuk akal atau sesuai nalar, tidak emosional.

Demikian disampaikan oleh Ligwina Hananto, dalam seminar perencanaan keuangan sebagai rangkaian dari oerientasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) Badan Informasi Geospasial (BIG) Tahun 2015. Dengan maksud untuk membekali para CPNS BIG tahun 2015 yang baru saja bergabung dengan pengetahuan perencanaan keuangan yang baik dan optimal, pada 8 Mei lalu diadakan seminar singkat bersama QM Financial di Aula Utama BIG. Kehadiran QM Financial kali ini merupakan kali kedua mereka berbagi ilmu tentang bagaimana perencanaan keuangan yang benar.

Di sesi pertama yang bertajuk "Sudah Sehatkah Keuangan Anda" dipandu oleh salah satu Founder QM Financial, Ligwina Hananto. Ligwina atau yang lebih akrab disapa Wina, membawakan materi seminar dengan sangat menarik dan lugas. Ia pandai menyelipkan guyonan-guyonan ala stand up comedy membuat para peserta seminar terhibur, dengan tetap tidak melupakan esensi dari materi yang disampaikan. Dalam hal perencanaan keuangan, Wina menuturkan bahwa ini bukan sekedar berapa penghasilan yang didapat, melainkan berapa besar yang bisa ditabung. Wina bercerita banyak klien yang datang kepadanya yang mengeluhkan bahwa penghasilan yang selama ini didapat tidak bersisa sedikit pun untuk masa depan, padahal penghasilan beberapa kliennya cukup besar. Hal tersebut diakibatkan minimnya pengetahuan bagaimana mengatur penghasilan yang dimiliki secara bijak. "Ditambah pasti diantara kita semua sangat sulit menahan pengeluaran mana yang bersifat prioritas mana yang tidak, sehingga pengeluaran membengkak tidak menentu", ungkapnya.

Setelah mengetahui bagaimana kesehatan finansial yang dimiliki, Wina melanjutkan paparan materinya di sesi kedua dengan tajuk "Menabung Saja Tidak Cukup". Disini para peserta seminar dibekali bagaimana perencanaan keuangan tidak melulu hanya menabung. Banyak cara yang bisa ditempuh untuk mendapatkan apa yang kita mau selain dari menabung. Wina memaparkan, para peserta orientasi bisa berinvestasi dari penghasilannya yang didapat. Namun Wina mengingatkan bahwa dalam berinvestasi pun tidak bisa sembarang pilih. Berkaca pada kejadian yang pernah menimpa dirinya, beberapa tahun lalu dirinya pernah mencoba berinvestasi di salah satu asuransi, tapi sangat disayangkan ternyata semua uang yang telah dikumpulkannya hanya bisa ia klaim sebagian besar saja dikarenakan tidak jelasnya perjanjiannya.

"Sebelum melakukan investasi dalam bentuk apapun, pastikan tujuan kita dalam berinvestasi, jangan kita berinvestasi tapi hanya ikut-ikut tren yang sedang berlangsung saja, karena hal tersebut akan menjadi bumerang bagi kita sendiri di lain waktu", tandasnya. Di akhir seminarnya Wina bertutur, 'Financial planning is about planning a better you', tanpa sebuah perencaan hidup yang baik, maka buang jauh angan-angan mempunyai sebuah kehidupan yang bahagia di masa yang akan datang. Oleh karena itu atur keuangannmu sedini mungkin. (Nino/LR/TR)