Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Diklat Ina-Geoportal Bagi Pejabat Struktural Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal

Pejabat Struktural eselon III dan IV di lingkungan Kementerian Pembangunan Daerah Tertinggal (KPDT) sebanyak 20 orang mengikuti Diklat Ina-Geoportal di BIG. Diklat ini merupakan implementasi langsung dari Kesepahaman Bersama yang ditandatangani pada pagi hari  Senin, 22 Juli 2014. Diklat Ina-Geoportal merupakan landasan bagi pejabat struktural KPDT agar dapat mengelola secara mandiri SISPA PDT (Sistem Informasi Spasial-Pembangunan Daerah Tertinggal) yang sudah dibangun bersama BIG.

SISPA-PDT memberikan informasi kabupaten daerah tertinggal yang menjadi tanggung jawab KPDT yaitu sebanyak 183 kabupaten.  Dengan aplikasi sistem ini, maka informasi pengentasan kabupaten tertinggal dapat diperoleh oleh publik, antara lain kabupaten mana saja yang masih tertinggal dan mana yang sudah terentaskan. Sebanyak 69 kabupaten tertinggal sudah menjadi tidak tertinggal, dapat diketahui melalui Ina-Geoportal, karena SISPA-PDT sudah menjadi bagian darinya.

Pelatihan dibuka oleh Kepala Balai Diklat, Enjang Farid, yang didampingi oleh Kepala Bidang Penyerbarluasan Informasi Geospasial, Rizka Windiastuti, sekaligus sebagai instruktur Diklat. Diklat dibagi menjadi 2 sesi, pada sesi pertama peserta dikenalkan tentang Ina-Geoportal dan sesi kedua peserta diajarkan cara menggunakan Ina-Geoportal.

Pelatihan singkat ini sangat bermanfaat bagi peserta KPDT, karena kerjasama ini sangat berguna untuk memajukan Indonesia. Saat ini berbagai informasi sudah berbasis digital dan internet, sehingga semua orang dapat mengakses dengan mudah untuk memperoleh informasi yang dibutuhkan. Ina-Geoportal yang beralamat di http://tanahair.indonesia.go.id, diharapkan sangat memberikan informasi yang cepat dan akurat berbasis geospasial, bagi masyarakat luas untuk mengetahui berbagai informasi sumberdaya Indonesia.