Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Tutup Tahun 2017 dengan Roadshow di SMKN 1 Sukabumi

Sukabumi, Berita Geospasial - Pada hari Kamis, 23 November 2017 lalu, Badan Informasi Geospasial (BIG) menyeleggarakan Roadshow Geospasial di SMKN 1 Sukabumi. Roadshow ini merupakan roadshow terakhir yang dilaksanakan BIG di tahun ini dengan tema “Be Spatial to Be Special”. Kegiatan ini diawali dengan registrasi peserta seminar dan pemberian souvenir dari BIG. Lalu setelah para siswa-siswi memasuki ruangan, acara diawali dengan pemberian sambutan oleh Kepala Sekolah SMKN 1 Sukabumi, Saeporohman Udung. Disampaikan harapannya agar para siswa-siswi mengikuti acara ini dengan baik dan menyerap setiap materi yang diberikan oleh BIG semaksimal mungkin. Sebagai moderator pada roadshow kali ini adalah staf Bidang Promosi dan Kerjasama, Pusat Penelitian, Promosi, dan Kerja Sama (PPPKS) BIG, Luciana Retno Prastiwi.

Acara kemudian diteruskan dengan sambutan dari Kepala Bidang Promosi dan Kerjasama, PPPKS BIG, Sri Lestari Munajati. Disampaikan olehnya bahwa roadshow ini merupakan yang ke-4 kalinya diadakan di tahun 2017. Harapannya dengan adanya roadshow ini, semakin banyak generasi muda Indonesia yang mengenal apa itu Informasi Geospasial (IG) dan BIG. Para siswa-siswi didorong agar aktif dalam menyerap materi dan BIG, serta memanfaatkan moment roadshow ini sebagai ajang mencari ilmu sebaik mungkin.

Roadshow dikemas dalam dua kegiatan yaitu indoor dan outdoor. Kegiatan indoor bertempat di ruang sidang SMKN 1 Sukabumi yang dihadiri oleh siswa/i jurusan Ilmu Geomatika kelas XII dan beberapa perwakilan dari siswa/I kelas XI serta guru – guru dari berbagai bidang ilmu pendidikan. Kegiatan indoor diisi dengan presentasi pengenalan tentang IG, cara perolehan data geospasial dan penyajiannya baik secara digital maupun dalam bentuk peta yang disampaikan oleh Dian Ardiansyah. Dalam presentasi ini juga dipaparkan mengenai produk IG BIG seperti contoh - contoh Informasi Geospasial Dasar (IGD) dan Informasi Geospasial Tematik (IGT). Siswa/I juga diajak untuk mengenal perbedaan antara peta dan denah serta fungsi dari peta itu sendiri.

Berikutnya adalah paparan terkait Ina-Geoportal yang dibawakan oleh Agung Nugraha, Staf Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial (PPIG) BIG. Dijelaskan bagaimana produk BIG berupa peta dapat diunduh secara gratis melalui portal tersebut. Selain itu, siswa/i SMKN 1 Sukabumi juga diberikan paparan mengenai Rapid Mapping, dari mulai definisi hingga tujuan dari Rapid Mapping itu sendiri yang dibawakan oleh  Kepala Bidang Promosi dan Kerjasama, PPPKS BIG, Sri Lestari Munajati.

Berikutnya, kegiatan outdoor yang diselenggarakan di lapangan olahraga SMKN 1 Sukabumi, diisi dengan demo pengoperasian dan penerbangan pesawat UAV/Drone oleh Ratih Destarina, Staf Bidang Promosi dan Kerjasama, PPPKS, BIG. Sebagaimana diketahui, Drone merupakan salah satu wahana yang dapat digunakan untuk akuisisi data geospasial dari udara. Demo ini dilakukan untuk memberikan gambaran bagaimana akuisisi data geospasial dilakukan dengan menggunakan wahana dari udara maupun satelit dan bagaimana perolehan datanya.

Tidak selesai disitu, selanjutnya siswa/i diberikan kesempatan pula untuk berfoto di Photobooth yang telah disediakan oleh BIG. Tak ketinggalan, disajikan pula pameran produk buku dan majalah dari BIG serta pameran Stereoplotting dengan penjelasan yang diberikan oleh Hanung Narendra dan Agung Pamungkas, staf dari Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim (PPRT) BIG. Siswa/i diajak untuk melihat langsung apa yang dimaksud dengan stereoplotting, bagaimana cara membuatnya dan mereka diajak untuk melihat langsung hasil dari stereoplotting dengan menggunakan kacamata 3D.

Diharapkan dengan diadakannya roadshow ini ke sekolah – sekolah adalah agar setiap sekolah dapat menghasilkan SDM yang kompeten untuk menjadi surveyor di bidang pemetaan ke depannya. Mengingat status Indonesia yang saat ini sedang darurat surveyor. Dikarenakan Indonesia merupakan Negara yang sangat luas, sehingga butuh banyak tenaga surveyor yang dibutuhkan untuk dapat menyelesaikan pekerjaan survey dan pemetaan dengan cepat. Semoga nantinya akan tumbuh generasi surveyor muda yang mampu meningkatkan kegiatan pemetaan di Indonesia. (KA/LR)