Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Terima Kunjungan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Negeri Semarang

Cibinong, Berita Geospasial BIG - Mahasiswa Semester VI dari Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Semarang (UNNES) datang berkunjung ke Badan Informasi Geospasial (BIG).  Kunjungan ini diadakan sebagai wujud nyata BIG untuk mendorong penggunaan IG dalam penyelenggaraan pemerintahan dan ke dalam berbagai aspek kehidupan masyarakat, sesuai amanat Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi  Geospasial (UU-IG).

Sejumlah sekitar 160 mahasiswa dan 8 orang dosen, Seto Baruno perwakilan dari Pusat Penelitian, Promosi dan Kerja Sama dan Anindita Kusuma Wardhani didaulat menerima rombongan di Aula Utama BIG Gedung S lantai atas pada Selasa, 26 Mei 2015. Kunjungan kali ini diisi dengan acara penyampaian kata sambutan dari perwakilan BIG dan perwakilan UNNES, pertukaran cindera mata, perkenalan organisasi BIG, paparan narasumber, tanya jawab dan kunjungan ke sentra peta dan data center.

Sementara itu Wildan dari Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim menjelaskan mengenai cara membuat peta dasar, mulai dari awal perencanaan sampai dengan akhir pembuatannya. Pembuatan peta dasar ini meliputi wilayah darat dan laut di Negara Kesatuan Republik Indonesia dan sudah terintegrasi ke dalam berbagai skala mulai dari 1:50.000 sampai dengan 1:5.000 di wilayah tertentu. Disinggung mengenai perebutan pulau oleh negara lain dan kekhawatiran pengambilan pulau dan laut oleh negara lain, dijelaskan oleh Wildan bahwa pemerintah Indonesia sampai dengan hari ini masih terus melakukan perundingan dengan negara-negara tetangga yang wilayahnya bersinggungan langsung dengan Indonesia. Mengenai pulau yang hari ini sudah dikuasai negara lain, hal ini sebagai bentuk pembelajaran bahwa ini merupakan peninggalan penjajah dimana standar ilmu kebumian yang dipakai berbeda dan semua keputusan akhir dari mahkamah internasional harus diterima dengan baik.

Dari Pusat Pemetaan Tata Ruang dan Atlas menjelaskan mengenai pentingnya perencanaan keruangan suatu wilayah, demikian disampaikan oleh Habib Subagio Kepala Bidang Pemetaan Dinamika Spasial PTRA, dalam paparannya. Saat ini, banyak daerah berkonsultasi ke BIG mengenai Tata Ruang wilayahnya. Berhubung terbatasnya tenaga di bidang tata ruang, BIG minta kesabaran daerah dalam hal asistensi tata ruang. BIG membantu masalah teknis ilmu kebumiannya (spasialnya) tapi semua keputusan akhir dalam hal ini legalitasnya diserahkan kepada pemerintah daerah setempat. Jadi apabila di dalam perjalanan perencanaan tata ruang, ada pemerintah daerah tidak mengikuti informasi teknis BIG maka semua dikembalikan kepada pemerintah daerah tersebut sedangkan BIG tetap berpegang pada sejarah pengumpulan data tata ruang di wilayah tersebut.

Sementara itu Indah dari Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial (PPIG) memberikan penjelasan mengenai bagaimana cara menggunakan Ina-geoportal. Portal ini dibuat untuk membantu pengguna dalam memenuhi kebutuhan informasi di bidang geospasial. Masyarakat umum banyak menggunakan Google Earth dalam mencari suatu lokasi, portal ini dibuat untuk lebih memudahkan lagi masyarakat dalam hal mencari informasi geospasial, namun kalau untuk ketelitian, Google Earth tidak dapat diandalkan. Untuk kita sebagai bangsa Indonesia harus bangga dengan produk Indonesia yaitu Ina-Geoportal. Layanan ini dapat diakses di setiap daerah, namun berbeda-beda kecepatan penerimaannya jadi disarankan untuk bersabar.

Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi ASEAN tahun 2015, Indonesia harus siap menghadapi pasar bebas ASEAN terutama bersaing di dunia kerja. Salah satu pekerjaan yang ikut dalam bursa pekerjaan yang dilepas ke pasar adalah surveyor. Namun demikian, BIG tetap akan membina dan mengontrol para surveyor yang bekerja di wilayah Indonesia. Mahasiswa llmu pendidikan Geografi tidak perlu risau dengan pemberlakuan MEA ini, terus belajar dan membagi keilmuannya dengan sesama yang membutuhkan. Pada kunjungannya ke Sentra Peta, para mahasiswa menanyakan produk BIG yang bisa digunakan sebagai bahan pengajaran untuk siswa sekolah. Dijelaskan oleh petugas di Balai Layanan Jasa dan Produk bahwa tidak banyak buku-buku atau CD interaktif yang bisa dijadikan bahan pengajaran siswa di sekolah, namun para mahasiswa dapat menggunakan Ina-Geoportal sebagai bahan pembejaran di bangku kuliahnya. (AS/TR)