Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Terima Kunjungan dari SMA Global Inti Asia Batam

Cibinong, Berita Geospasial – Untuk meningkatkan pengetahuan siswanya tentang Informasi Geospasial, SMA Global Indo Asia Batam melakukan kunjugan ke BIG pada Rabu, 4 Oktober 2017. Kunjungan yang diterima di Ruang Rapat Gedung Utama BIG ini diikuti oleh 24 orang siswa yang terdiri dari 18 orang siswa kelas X dan 6 orang kelas XI.

“Kunjungan ke BIG ini dilakukan dalam rangka field trip dengan tujuan memberikan pembelajaran kepada siswa tentang Informasi Geospasial di luar kelas” kata Geovani, salah satu Guru Pendamping dari SMA Swasta Global Indo Asia. Geovani mengucapkan terima kasih atas diterimanya berkunjung di BIG.  Untuk selanjutnya diharapkan siswa nantinya memahami penyelenggaraan informasi geospasial yang dilakukan oleh BIG.

Selanjutnya Luciana Retno, Staf Bidang Promosi dan Kerja Sama yang merupakan perwakilan dari BIG menjelaskan bahwa BIG dulunya namanya Bakosurtanal (Badan Koordinasi Survei dan Pemetaan Nasional) dan baru berganti nama menjadi BIG pada tahun 2011, sejak terbitnya Perpres Nomor 27 Tahun 2011 sebagai implementasi Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial. Retno selanjutnya memberikan materi tentang profil BIG. “Lalu apa saja yang menjadi tugas BIG? Tugas BIG tentunya melaksanakan tugas pemerintah berkaitan dengan Informasi Geospasial,” lanjut Retno. Produk-produk yang dihasilkan oleh BIG seperti Peta Dasar dan Peta Tematik juga diterangkan oleh Retno.

Materi dilanjutkan dengan materi tentang “Pemetaan Rupabumi Indonesia”. Materi ini disampaikan oleh Maratun Solikhah, Staf Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim. “Peta Rupabumi Indonesia atau yang sering disebut dengan Peta RBI adalah peta dasar yang memberikan informasi secara khusus untuk wilayah darat,” jelas Maratun. Terdapat 7 unsur yang harus ada di Peta RBI, yaitu 1) Bangunan dan Fasilitas, 2) Transportasi dan Utilitas, 3) Hipsografi, 4) Batas Wilayah, 5) Penutup Lahan, 6) Perairan dan Garis Pantai dan 7) Nama Rupabumi. Pada materi ini juga dilakukan tanya jawab secara langsung agar para siswa terlibat aktif kegiatan kunjungan ini.

Produk yang sudah dihasilkan oleh BIG seperti Peta Rupabumi Indonesia kemudian dimasukan ke suatu sistem atau yang disebut dengan Ina-Geoportal. “Ina-Geoportal adalah portal atau gerbang yang berbasis internet untuk berbagi data dan informasi geospasial,” jelas Nur Aliyah, Staf Pusat Pengelolaan dan Penyebarluasan Informasi Geospasial. Nur Aliyah juga menjelaskan bahwa Ina-Geoportal dibangun dengan partisipasi Kementerian, Lembaga dan Pemerintah Daerah. Adapun alamat untuk mengakses Ina-Geoportal di tanahair.indonesia.go.id. Di Ina-Geoportal ini, masyarakat bisa mengunduh secara langsung data yang tersedia di portal tersebut. Untuk menambah pemahaman siswa, materi ini juga dilengkapi dengan Demo Ina-Geoportal.

Setelah paparan materi selesai, Peserta kunjungan diajak untuk mengunjungi Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim dan Sentra Peta BIG untuk melihat langsung bisnis proses yang dilaksanakan di BIG. (ES/TR)