Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Tandatangani Perjanjian Kerja Sama Diklat dan Tata Ruang dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng

Cibinong, Berita Geospasial – Pada Senin, 28 Agustus 2017, bertempat di Ruang Rapat Gedung Utama BIG, dilakukan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama antara BIG dengan Pemerintah Kabupaten Buleleng tentang Pemetaan Tata Ruang termasuk di dalamnya Diklat. Perjanjian Kerja Sama ini ditandatangani oleh Kepala Pusat Penelitian, Promosi dan Kerja Sama, Wiwin Ambarwulan dan Kepala Dinas Pekerjaaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Buleleng, Ketut Sukerta Wijaya. Pada acara ini dari Pemerintah Kabupaten Buleleng juga hadir Kepala Bidang Penataan Ruang dan Bangunan, Ketut Sugiane dan Kepala Seksi Perencanaan Tata Ruang, Yulita Wulandari. Kemudian dari BIG hadir Kepala Bidang Promosi dan Kerja Sama, Sri Lestari Munajati dan Kepala Bidang Penyebarluasan IG, Rachman Rifai.

“Saat ini Kabupaten Buleleng sedang menyusun Raperda Rencana Detail Tata Ruang (RDTR) dan hal inilah yang mendasari kami untuk bekerja sama dengan BIG”, jelas Ketut Sukerta Wijaya. Lebih jauh Ketut menjelaskan bahwa RDTR Kawasan Celukan Bawang sendiri adalah kawasan laut dan saat ini sudah ada PLTGU yang dibangun dengan tujuan sebagai pemasok listrik di Provinsi Bali. “Penyusunan RDTR Kawasan Celukan Bawang ini bekerja sama dengan pihak ketiga”, jelas Ketut Sugiana menambahkan. Ketut Sugiana berharap dengan kerja sama ini RDTR yang sedang disusun hasilnya sesuai dengan verifikasi dari BIG.

“Citra Tegak Satelit Resolusi Tinggi untuk Provinsi Bali sudah tersedia dan sudah diberikan kepada Bappeda Kabupaten Buleleng”, jelas Wiwin dalam sambutannya. Wiwin yang dalam acara di berkesempatan membuka acara ini secara resmi juga menyampaikan bahwa jika penyusunan Peta RDTR Kawasan Celukan Bawang sudah berdasarkan Citra Tegak yang dikoreksi oleh BIG, seharusnya hasilnya juga tidak lagi banyak kesalahan. Wiwin juga menyampaikan bahwa BIG juga akan sangat senang bisa bekerja sama dengan daerah, agar ada dasar hukum untuk memanfaatkan hasil kegiatan, maka diperlukan penyusunan Perjanjian Kerja Sama sehingga jelas kewajiban dan hak masing-masing pihak. “Untuk menambah pengetahuan di bidang informasi geospasial, Pemerintah Kabupaten Buleleng bisa mengirimkan stafnya untuk mengikuti Diklat Geospasial di BIG”, tandas Wiwin.

Dari hasil pembahasan yang sudah dilakukan, judul Perjanjian Kerja Sama yang disepakati adalah “Pembinaan, Asistensi dan Supervisi Penyelenggaraan Informasi Geospasial Terkait Penataan Ruang Kabupaten Buleleng”. Adapun ruang lingkup Perjanjian Kerja Sama meliputi:

(1)    pembinaan, asistensi dan supervisi penyelenggaraan informasi  geospasial terkait penataan ruang Kabupaten Buleleng.

(2)    pengembangan  sumber daya manusia di bidang informasi geospasial.

(3)    pemanfaatan teknologi, data dan informasi geospasial untuk penataan ruang Kabupaten Buleleng.

Semoga dengan adanya Perjanjian Kerja Sama ini, maka penataan ruang di Kabupaten Buleleng dapat berjalan dengan baik, dan dapat memberikan dukungan untuk pembangunan Kabupaten Buleleng pada khususnya dan pembangunan Indonesia pada umumnya. (ES/TR)