Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Selenggarakan Dua Diklat Secara Bersamaan, Diklat Penginderaan Jauh Tingkat Dasar dan Diklat Aplikasi GPS Untuk Pemetaan

Cibinong, Berita Geospasial BIG - Sebagaimana tertuang dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial (IG), salah satu tugas utama Badan Informasi Geospasial BIG yakni pembinaan IG di Indonesia, termasuk di dalamnya terkait sumber daya manusia (SDM)-nya. BIG memiliki Balai Pendidikan dan Pelatihan Survei dan Pemetaan yang bertugas menyelenggarakan pembinaan dan peningkatan kualitas sumberdaya manusia surta melalui serangkaian kegiatan pendidikan dan pelatihan, baik internal maupun yang berasal dari instansi pemerintah lainnya yang terkait dengan kegiatan surta, baik tingkat pusat maupun daerah.

Pada tanggal 29 Februari hingga 4 Maret 2016, BIG menyelenggarakan dua diklat secara bersamaan yakni Diklat Penginderaan Jauh Tingkat Dasar dan Diklat Aplikasi GPS untuk Pemetaan yang bertempat di Balai Diklat Geospasial. Acara ini dibuka dengan pemaparan laporan pelaksanaan diklat oleh Catur Puriningsih. Dalam laporan tersebut disampaikan bahwa sumber dana untuk pelaksanaan Diklat Penginderaan Jauh Tingkat Dasar ini berasal dari APBN BIG. Peserta pelatihan ini berjumlah 25 orang, dengan asal dari berbagai macam instansi baik itu internal BIG, K/L maupun pemerintah daerah. Peserta pelatihan Penginderaan Jauh Tingkat Dasar akan diberikan pelatihan mengenai Pengantar Inderajadan SIG, Pengenalan Peta dan Sistem Koordinat, Pengenalan Perangkat Lunak, Koreksi Geometrik, Interpretasi Citra Digital (Landsat 8), Interpretasi Citra Digital Layar (CRT), Cek Lapangan dan Reinterpretasi. Pelatihan ini dilaksanakan di kelas A dimana Dadang Arifin sebagai Penanggung Jawab Teknik nya.

Beliau juga menyampaikan laporan pelaksanaan Diklat Aplikasi GPS Untuk Pemetaan, dalam laporannya sumber dana pelatihan ini bersumber dari PNBP BIG. Peserta pelatihan ini adalah para Aparatur Kecamatan se Kabupaten Kapuas, Kalimantan Tengah yang berjumlah 17 orang. Peserta pelatihan Aplikasi GPS Untuk Pemetaan akan diberikan pelatihan mengenai Pengetahuan Peta, Sistem Koordinat dan Proyeksi Peta, Metode Penentuan Posisi dengan GPS, Perencanaan Survei, Praktikum GPS (Navigasi dan Mapping), Pengolahan Data, Pengenalan Perangkat Lunak SIG, teknik Penggambaran Peta dan Tata Letak Peta. Pelatihan ini dilaksanakan di kelas B dimana Asadi sebagai Penanggung Jawab Teknik nya.

Selanjutnya sambutan Kepala Balai Diklat Geospasial oleh Yovita Ani Istiati, beliau menyampaikan bahwa peserta diklat berasal berbagai daerah antara lain Bappeda Kabupaten Tolitoli; Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Bangka Tengah; Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Provinsi Kalimantan Timur; Sekretariat Daerah Kabupaten Sinjai Sulawesi Selatan; dan beberapa daerah lainnya. Hal tersebut mengindikasikan pemerintah daerah memiliki keinginan yang kuat dalam meningkatkan kemampuan SDM di bidang Pemetaan, khususnya penggunaan GPS dan aplikasinya serta dalam bidang Penginderaan Jauh"

Berdasarkan hal tersebut maka target yang ingin dicapai dalam diklat Penginderaan Jauh ini adalah peserta mampu mengolah dan melakukan penafsiran citra untuk kepentingan pemetaan dan target dari pelaksanaan Diklat Aplikasi GPS Untuk Pemetaan ini adalah peserta mampu menggunakan teknologi GPS untuk kepentingan pemetaan.

 

Yovita berharap diklat ini dapat meningkatkan kompetensi bapak/ibu di bidang informasi geospasial sehingga mampu melaksanakan tugas dan tanggung jawab secara profesional. Beliau juga berpesan "Ikutilah diklat ini dengan semangat dan kemauan untuk belajar, sebab tanpa semangat dan kemauan untuk belajar kegiatan ini akan menjadi kurang bermanfaat"

Setelah itu, Yovita membuka acara Diklat Penginderaan Jauh Tingkat Dasar dan Diklat Aplikasi GPS Untuk Pemetaan secara resmi. Acara tersebut ditutup dengan penyematan tanda pengenal kepada beberapa peserta sebagai perwakilan peserta pelatihan dan foto bersama di depan gedung Balai Diklat Geospasial. (MS/RB)