Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Selenggarakan Diklat SIG Tingkat Dasar bagi SDM Provinsi di Sumatera dan Kalimantan

Cibinong, Berita Geospasial - Badan Informasi Geospasial (BIG) melalui Balai Pendidikan dan Pelatihan Geospasial terus berupaya secara proaktif untuk mengenalkan informasi geospasial melalui berbagai jenis diklat, tentunya juga untuk mengenalkan tentang BIG banyak pihak. Terutama bagi para stakeholder informasi geospasial di daerah untuk dapat berperan aktif dalam membangun Indonesia menjadi lebih baik, melalui data dan informasi geospasial yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. BIG pun dalam melaksanakan tugas besarnya untuk menyediakan data dan Informasi Geospasial Dasar seluruh wilayah Indonesia memerlukan bantuan dari berbagai pihak. Tak terkecuali dari pihak daerah untuk memenuhi kebutuhan tersebut.

Pada Senin, 2 Oktober 2017 yang lalu, dilakukan pembukaan Diklat Sistem Informasi Geografisn(SIG) Tingkat Dasar yang diikuti oleh 24 peserta yang berasal dari Provinsi di Sumatera dan di Kalimantan.  Diklat yang akan berlangsung dengan periode 2-12 Oktober tersebut dibuka dengan laporan Kepala Balai Diklat Geospasial BIG, Dadang Arifin.  Dalam laporannya Dadang menyebutkan bahwa SIG Tingkat Dasar ini yang dilaksanakan Balai Diklat Geospasial BIG yang dilakukan oleh para pengajar dengan berbagai kemampuan tentang SIG yang efektif dan menyenangkan bagi peserta pelatihan. Dadang menyebutkan bahwa tujuan diklat ini adalah membekali peserta dengan ilmu pengetahuan dan keterampilan teknologi tentang SIG, dan diharapkan setelah mengikuti diklat ini peserta mampu memahami konsep dasar pemetaan, konsep SIG, dan mampu menyusun dan mengolah basis data serta menyajikan informasi dalam bentuk peta. Lebih lanjut, Dadang Arifin menyebutkan bahwa sertifikat akan diberikan jika peserta memenuhi syarat dari segi kehadiran minimal mencapai 90 %  dan mencapai nilai cukup dari hasil evaluasi.

Acara kemudian berlanjut  dengan sambutan dan arahan oleh Kepala BIG, Hasanuddin Zainal Abidin sekaligus membuka Diklat SIG Tingkat Dasar tersebut. Hasanuddin menyambut dengan hangat kedatangan para peserta yang menyempatkan diri datang ke BIG untuk mempelajari tentang SIG dan ia sangat mengapresiasi kehadiran para peserta yang datang untuk menjalankan diklat tersebut.  Lebih jauh, Hasanuddin mengatakan bahwa di dalam melaksanakan pekerjaan, semuanya sudah menggunakan informasi secara digital. “Apalagi bapak-bapak dan ibu peserta disini adalah pekerja di sebuah instansi daerah, maka untuk mengerjakan pekerjaan tersebut jika tidak menggunakan informasi yang digital atau sebuah teknologi semua akan menjadi susah”, ungkapnya.

Dijelaskan lebih lanjut oleh Hasanuddin contohnya mengenai Tata Ruang dan Batas Wilayah. “Jika memang tidak dibantu dengan teknologi, maka pekerjaan akan menjadi lama selesainya”. Hasanudin berharap peserta yang mengikuti diklat ini dapat mengaplikasikan apa yang didapatkan dalam diklat tersebut kepada teman-teman di daerahnya masing-masing nantinya. Dan tentunya ilmu yang telah didapatkan dapat digunakan untuk perencanaan pembangunan di daerah masing-masing. (IP/LRTR)