Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Meriahkan Wonderful Sabang and Marine Expo 2017

Sabang, Berita Geospasial - Sabang merupakan sebuah kota di ujung barat Indonesia dimana nol kilometer Indonesia dihitung. Pulau Weh dimana kota ini berada merupakan salah satu pintu gerbang Indonesia, berbatasan laut dengan India dan Thailand. Letaknya yang strategis serta keindahan wisata alam dan lautnya membuat Sabang pantas dinobatkan sebagai salah satu destinasi wisata yang menarik perhatian baik wisatawan lokal maupun mancanegara.

Sail Sabang 2017 adalah rangkaian dari Sail Indonesia seri ke-9. Acara ini merupakan perhelatan besar bertaraf Internasional yang bertujuan untuk memperkenalkan dan mengangkat budaya Indonesia di mata dunia. Badan Informasi Geospasial (BIG) turut berpartisipasi memeriahkan Wonderful Sabang & Marine Expo sebagai bagian dari Sail Sabang 2017 yang diselenggarakan pada tanggal 1 – 5 desember 2017 berlokasi di Pelabuhan Container Terminal (CT) – III, Pasiran, Sabang.

Booth BIG menampilkan Citra Satelit Resolusi Tinggi (CSRT) Pulau Weh, Peta NKRI, Kebijakan Satu Peta (KSP), Lidar, SKKNI dan lain sebagainya. Selain itu booth BIG membagikan buku dan souvenir gratis kepada pengunjung sebagai sarana memperkenalkan BIG, serta mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya data dan Informasi Geospasial (IG). Untuk lebih memeriahkan suasana, booth BIG memberikan hadiah khusus kepada pengunjung yang dapat menjawab kuis yang diberikan oleh pemandu.

Acara ini merupakan momen yang tepat untuk memperkenalkan BIG ke kalangan yang lebih luas. Turut hadir dalam pameran ini adalah Menteri Pariwisata, Arief Yahya. Tidak ketinggalan Wali Nanggroe Aceh ke-9, Malik Mahmud yang mengunjungi booth pameran BIG dan sangat tertarik dengan dunia geospasial Indonesia. Booth pameran BIG juga dikunjungi oleh berbagai segmen dan lapisan masyarakat, mulai dari instansi pemerintah, guru, polisi, mahasiswa, pelajar hingga masyarakat umum dengan rentang usia bervariasi, dari anak-anak, remaja hingga dewasa.

Cuaca Sabang sedang tidak bersahabat selama pameran digelar. Siklon Cempaka menyebabkan hujan turun tanpa henti. Hal ini menyebabkan jumlah pengunjung pameran tidak sebanyak yang diharapkan. Dari sekian banyak pengunjung booth BIG, pertanyaan yang paling sering dilontarkan oleh pengunjung kepada pemandu booth BIG adalah “Apa itu geospasial?”. Itu berarti sosialisasi yang dilakukan BIG masih kurang banyak. Oleh sebab itu, kegiatan sosialisasi dan pameran semacam ini harus dilaksanakan dengan lebih gencar lagi agar BIG dan IG dapat semakin dikenal masyarakat Indonesia secara luas. (RD/LR)