Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Hadiri Hari Krida Pertanian Ke - 46 Jawa Barat

Salah satu dari tujuan UU No. 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial adalah untuk meningkatkan pertumbukan ekonomi yang berbasis pemerataan dan keberlanjutan. Jumat, 27 Juli 2018, Badan Informasi Geospasial (BIG) berpartisipasi dalam pameran produk geospasial pada peringatan Hari Krida Pertanian (HKP) ke-46 Tingkat Provinsi Jawa Barat.

Peringatan HKP ini merupakan hari yang senantiasa diperingati oleh masyarakat pertanian yaitu para petani, peternak, petani hutan, petani ikan, pegawai, dan pengusaha yang begerak di sector pertanian. Dalam kaitan dengan upaya meningkatkan kualitas pangan dan kemajuan dan kesejahteraan petani Jawa Barat, cara BIG adalah mendukung dengan kebijakan Satu peta yang diperlukan untuk informasi/data potensi sumber daya lahan yang handal dan mutakhir pada skala 1:50.000. Salah satu bidang penting yang terdampak atas informasi geospasial dalam Kebijakan Satu peta adalah pertanian, khususnya pada produksi padi atau beras.

Penetapan HKP yang jatuh pada tanggal 21 Juni sebagai pertimbangan bahwa di bulan tersebut ditinjau dari segi astronomi, matahari memberikan kehidupan bagi tumbuhan, hewan, dan manusia. Pada tanggal tersebut, matahari berada pada garis balik utara dimana pada saat itu terjadi pergantian iklim yang seirama dengan perubahan-perubahan usaha kegiatan pertanian. HKP menjadi momen penting sebagai hari penghargaan kepada orang, keluarga dan masyarakat yang dinilai berjasa dan berprestasi dalam pembangunan bangsa dan Negara khususnya pembangunan di sector pertanian. Dengan adanya penghargaan ini harapannya adalah terwjudnya swasembada pangan yang berkelanjutan. Pameran HKP ini berlangsung dari Jumat sampai minggu ditanggal 27 – 29 Juli 2018 di Arena Stadion pakan Sari Cibinong, Kabupaten Bogor.

Tujuan BIG mengikuti pameran ini adalah menjalin kemitraan dan pertukaran informasi seputar informasi geospasial bagi para petani, para pengusaha di bidang agribisnis, agroindustri dan agrowisata. Tentunya BIG mendukung dengan produk peta BIG yang dapat dipertanggung jawabkan adalah peta yang akurat. Tujuan lain adalah untuk meningkatkan pengetahuan para pengunjung mengenai informasi geospasial.

Para pengunjung pameran di hari pembukaan mencapai ratusan, mereka berasal dari para pejabat perangkat daerah kabupaten/ kota yang terkait dengan pertanian se-jawa Barat, Kementerian Pertanian, Kementerian Kelautan dan Pertanian, para kepala dinas dan camat se Kabupaten Bogor, Lembaga Perguruan TInggi dan Peneliti, pelaku usaha pertanian, pelaku utama di bidang pertanian dan masyarakat.

Selain pameran pangan dari berbagai daerah, pemecahan rekor muri “Food Plating Lapis Bogor Sangkuriang Varian Kopi” yang dilaksanakan pada hari kedua. Harapan dengan terselenggaranya HKP ini adalah dapaat memantapkan kepemimpinan dan kemandirian petani dalam pencapaian swasembada melalui program upsus padi, jagung dan kedelai serta komoditas pertanian strategis lainnya dalam mendukung dan untuk menjadi sarana memperkokoh ketahanan pangan serta kesejahteraan tani. (NN/ATM)