Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Gelar Pameran Geospasial pada ICOIRS Tahun 2017

Semarang, Berita Geospasial - Teknologi penginderaan jauh semakin berkembang dan menjadi bagian penting dalam kehidupan. Teknologi ini telah dimanfaatkan dalam berbagai sektor, tidak hanya terkait dengan ilmu bumi, tetapi juga meliputi sektor sosial, ekonomi, pendidikan, kependudukan, kesehatan, bisnis  hingga  mendukung  para  pengambil  kebijakan. ICOIRS-3 (International Conference on Indonesia Society for Remote Sensing) yang diselenggarakan berbarengan dengan PIT MAPIN ke-24 diselenggarakan selama 2 (dua) hari pada tanggal 31 Oktober s.d. 1 November 2017 di Patra Jasa Convention and Hotel, Semarang, Jawa Tengah. Dalam kegiatan ini dipresentasikan lebih dari 210 artikel hasil riset ilmiah dasar, aplikasi dan perkembangan teknologi di bidang Penginderaan Jauh, Fotogrametri, GIS dan Survei Pemetaan oleh peneliti dari dalam dan luar negeri.

Acara  ini  diselenggarakan  oleh Masyarakat Ahli Penginderaan Jauh Indonesia (MAPIN), bekerjasama dengan PUI-PKMBRP (Pusat Uggulan IPTEK-Pusat Kajian Mitigasi Bencana dan Rehabilitasi Pesisir), LPPM Universitas Diponegoro, Departemen Oseanografi, FPIK Universitas Diponegoro, LAPAN (Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional), BIG (Badan Informasi Geospasial), Fakultas Teknik-Universitas Diponegoro yang terdiri dari PPIDS (Pusat Pengembangan Infrastruktur Data Spasial Nasional, Departemen Perencanaan Wilayah dan Kota, Departemen Geodesi dan Departemen Geologi. Dalam acara ini, Badan Informasi Geospasial (BIG) ikut berpartisipasi dengan menyelenggarakan pameran geospasial.

Pada kesempatan ini BIG menampilkan informasi berupa infografis kepada para peserta. Infografis tersebut berisi penjelasan tentang proses bisnis yang ada di BIG, mulai dari hulu sampai hilir, dari Informasi Geospasial Dasar (IGD), Informasi Geospasial Tematik (IGT), hingga Infrastruktur Informasi Geospasial (IIG). Ditampilkan juga penjelasan tentang portal IG yang dikelola BIG, yaitu Ina-Geoportal, melalui Ina-Geoportal setiap stakeholder IG bisa melakukan proses berbagi pakai data dan IG. Selain itu, pada pameran BIG juga ditampilkan beberapa jenis buku BIG, seperti : Buku 47 Tahun Peran Informasi Geospasial dalam Pembangunan Indonesia, Buku Kebijakan Satu Peta, Buku Profil BIG, Majalah Geospasial Indonesia, Majalah Sains Indonesia, Buku Pulau Morotai, dan beberapa buku geospasial lainnya.

Dibagikan pula peta Rupa Bumi Indonesia (RBI) untuk wilayah Kota Semarang dan Peta Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) kepada peserta yang hadir. Mereka terlihat antusias dan bersemangat untuk belajar tentang IG, terlihat dari banyaknya peserta yang mengunjungi stand BIG dan bertanya tentang apa saja produk dan proses kerja di BIG. Untuk menambah kemeriahan acara, BIG juga menyediakan photobooth di stand BIG. Peserta bisa mengabadikan moment selama di acara ICOIRS tersebut.

Dalam rangkaian kegiatan ICOIRS-3 Tahun 2017 tersebut diselenggarakan juga training course on remote sensing and GIS, workshop on applied remote sensing, Pameran Teknologi, Jasa Konsultansi dan Produk Geospasial, serta Central Java Tour yang berkunjung ke Candi Borobudur, Kabupaten Magelang; Kampung Rawa, Rawa Pening, Kabupaten Ambarawa; Sam Poo Kong, Kampung Batik dan Kota Lama, Kota Semarang. (EP-LR/TR)