Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Berpartisipasi dalam Pameran Nasional Hari Nusantara Expo 2014

Kotabaru, Berita Geospasial BIG - Kegiatan peringatan Hari Nusantara ini telah berlangsung sejak tahun 2001, sejak ditetapkannya tanggal 13 Desember sebagai "Hari Nusantara" dan dinyatakan sebagai hari perayaan nasional. Penetapan tanggal tersebut berkaitan erat dengan sejarah "Deklarasi Djoeanda" pada tanggal 13 Desember 1957. Deklarasi tersebut mendasari perjuangan bangsa Indonesia untuk menjadi negara kepulauan (Archipelagic State). Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan peringatan Hari Nusantara 2014, BIG berpartisipasi dalam Pameran Nasional Hari Nusantara Expo 2014.

Peringatan Hari Nusantara Expo 2014 dengan tema "Membangun Nusantara dengan Inovasi Maritim Anak Bangsa" diselenggarakan di Kotabaru Kalimantan Selatan dengan berbagai acara yang menyertainya. Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti) bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) merupakan Koordinator Penyelenggaraan Hari Nusantara 2014.Salah satu acara yang diikuti oleh BIG adalah Pameran Nasional Hari Nusantara Expo 2014 yang berlangsung pada tanggal 9-15 Desember 2014.  Hal ini dilakukan oleh BIG yang tak henti-hentinya terus memperkenalkan Informasi Geospasial (IG) kepada masyarakat luas.

Pameran yang diikuti sebanyak 76 instansi pemerintah pusat dan daerah serta swasta dengan menempati booth stand sebanyak 110 booth dan 100 tenda kerucut ini, di dalamnya Badan Informasi Geospasial (BIG).  BIGmenampilkan berbagai produk pemetaan diantaranya Peta NKRI Terbaru Edisi 17 Agustus 2014, Sinopsis Sejarah Perkembangan NKRI, Peta Rupabumi Indonesia Wilayah Kotabaru skala 1 : 50.000, Peta Lingkungan Pantai Indonesia Wilayah Kotabaru Edisi Tahun 2010 Skala 1 : 50.000, Peta Lingkungan Pantai Indonesia Wilayah Kotabaru Tahun 2003 Skala 1 : 250.000, Citra Spot 5  Kotabaru Tahun 2010 dan Citra Landsat 8 Kotabaru serta Video Survei Sumber Daya Alam Pesisir dan Laut.

BIG menampilkan peta-peta tersebut dengan tujuan untuk memberikan perbandingan kondisi wilayah Kotabaru dari masa ke masa yang disajikan dalam berbagai jenis peta, antara Peta Lingkungan Pantai Indonesia, Peta Rupabumi Indonesia dan Citra Satelit serta kondisi terkini Taman Siring Laut dan Pantai Gedambaan di Sarangtiunghasil pemetaan dengan Unmanned Aerial Velicle (UAV). Kedua tempat tersebut merupakan lokasi dari rangkaian acara puncak Hari Nusantara 2014.

Proses pemetaan ini dioperasikan pada saat pameran, yaitu dengan menampilkan peralatan dan pengoperasianUAV Hexa Chopter, helicopter mini dengan 8 baling-baling dan Quad Chopter, helicopter mini dengan 4 baling-baling. Dengan ini para pengunjung sangat antusias utuk mencobanya dan berhasil sukses meramaikan stand BIG.Booth stand BIG bergabung bersama dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) dan Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).  Kedua instansi ini merupakan LPNK dibawah koordinasi Kementerian Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi (Kemristek Dikti). 

Pameran Nasional Hari Nusantara 2014 dibuka oleh Menteri Riset, Teknologi dan Pendidikan Tinggi yangdiwakili oleh Deputi Bidang Relevansi dan Produktivitas IPTEK, Agus Puji Prasetyono pada 9 Desember 2014.  Agus Puji mengungkapkan sangat menyambut baik kegiatan pameran ini karena mempunyai arti yang sangat penting sebagai ajang pembelajaran, promosi dan penyebaran informasi atas berbagai teknologi yang telah diproduksi oleh lembaga-lembaga penelitian dan pengembangan yang ada di Indonesia dan diharapkan dapat menjembatanai kebutuhan masyarakat, dunia usaha juga mampu membuka akses pasar, akses teknologi, investasi dan peningkatan SDM (masyarakat). Hal tersebut tentu saja melalui peran dan kolaborasi para actor ABG-C (Academician, Business, Government and Community).

Selain untuk memeriahkan Hari Nusantara, pameran ini juga merupakan sarana untuk mempromosikan dan memperkenalkan berbagai produk-produk hasil teknologi dan inovasi di bidang kelautan dalam rangka peningkatan dan pengembangan sektor bahari di Indonesia. Dengan pameran ini diharapkan mampu membangkitkan kembali semangat bahari di Indonesia dan juga mendorong semangat seluruh komponen bangsa di bidang ketahanan nasional khususnya ketahanan nasional dibidang kelautan dengan memanfaatkan teknologi untuk menghasilkan inovasi. (TN/LR/TR)