Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Berlari Bersama Membangun Bangsa Lewat Geospasial

Yogyakarta, Berita Geospasial BIG - Orienteering merupakan olah raga dimana seorang orienteer (pelaku orienteering) menggunakan peta dan kompas untuk menemukan titik-titik di permukaan bumi. Kegiatan orienteering telah populer di berbagai dunia. Diharapkan dengan adanya Indonesia Student Orienteering Competition (ISOC) 2015 ini mampu mempopulerkan orienteering ke masyarakat luas, pelajar, dan semua golongan di masyarakat. Adapun Badan Informasi Geospasial (BIG) merupakan penyelenggara utama Informasi Geospasial Dasar diantaranya adalah peta. Oleh karena itu kegiatan ISOC yang menggunakan sarana berupa peta ini hadir sebagai cermin untuk memasyarakatkan peta. Salah satu cara agar IG lebih dekat dengan rakyat, dengan cara yang lebih merakyat, yaitu melalui kegiatan olahraga.

Badan Informasi Geospasial-Indonesia Student Orienteering Competition (BIG-ISOC) kembali dilaksanakan pada tahun 2015 ini, merupakan kali ke-4 untuk siswa-siswi Sekolah Menengah Atas (SMA) seluruh Indonesia ini kembali digelar oleh BIG dan Student Asssociation of Remote Sensing and Geography Information System (STARGIS)  Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) Jogyakarta pada 5-6 September 2015 yang lalu. "Run Fast or be The Last" menjadi tagline kegiatan olahraga atletik yang dipadukan dengan kemampuan membaca peta oleh para pesertanya. Yel-yel khas orienteering yang berbunyi "Salam O!" pun tetap digunakan panitia dan peserta untuk menambah semarak jalannya kompetisi.

Tercatat kurang lebih 120 orang putra-putri dari berbagai kota menjadi peserta dalam kegiatan orienteering yang pada tahun 2015 ini mengambil tema Tour De Vulcano. Dan untuk hal tersebut lokasi kompetisi pun berlangsung di sekitar Komplek Museum Gunung Merapi yang berlokasi dekat Gunung Merapi di Kabupaten Sleman. Kegiatan ini diharapkan dapat mempopulerkan orienteering sebagai salah satu cabang olah raga kepada seluruh pelajar dan masyarakat Indonesia; mensosialisasikan peta sebagai salah satu sumber informasi yang berguna di kehidupan sehari-hari kepada seluruh pelajar dan masyarakat Indonesia; mengenalkan Pogram Diploma Penginderaan Jauh dan Sistem Informasi Geografis (SIG) beserta UGM sebagai salah satu perguruan tinggi terbaik di Indonesia.

Pembukaan acara ini dilaksanakan 5 September 2015 di Aula Monumen Jogja Kembali (dikenal dengan sebutan Monjali), oleh Kepala BIG, Priyadi Kardono.  Kepala BIG mengatakan bahwa BIG akan senantiasa mendukung berbagai kegiatan yang terkait dengan pengembangan dan pemanfaatan IG di Indonesia. Hadir juga pada kesempatan tersebut perwakilan dari pihak UGM, Federasi Orienteering Nasional Indonesia (FONI), Pengelola Monjali, dan para petugas dari masing-masing sekolah yang bertugas mengawal para peserta kompetisi.

Pelaksanaan kompetisi orienteering yang berlangsung pada 6 September 2015 dilaksanakan dengan penuh semangat kompetisi dan menjunjung tinggi sportivitas. Berkenaan pada kesempatan pagi yang cerah, Kepala BIG mengibarkan bendera tanda dimulainya kompetisi orienteering secara simbolis kepada peserta putra dan putri BIG-ISOC 2015 urutan pemberangkatan pertama. Peserta terlebih dahulu mendapat pengarahan dan informasi terkait rute dan medan di lapangan untuk acara kompetisi. Untuk keperluan lomba, masing-masing peserta juga dibekali peta medan dengan berbagai informasi teknis di dalamnya.

Pada akhir kompetisi, tercatat 6 orang pemenang kompetisi dan 1 pemenang  fairplay yang terpilih untuk mendapatkan trophy, uang pembinaan, voucher pelatihan, dan souvenir dari BIG. Enam orang pemenang kompetisi tersebut terdiri dari 3 orang pemenang kategori putra, dan 3 orang pemenang kategori putri. Adapun mereka yang berhasil menjuarai kompetisi orienteering BIG-ISOC 2015 ini adalah : kategori putra, juara  Wahyu Cahyo Sejati (OSM Sragen), juara 2 Haidar Rafif Fauzan (SMA IT Nur Hidayah Solo), Juara  Aji Santoso (OSM Sragen). Untuk kategori putri, juara 1 Any Windarty (OSM), juara 2 Isnanik Mubarokah (OSM), juara 3 Calvina Izumi Hartono (SMAN 4 Tangerang). Dan terakhir, untuk pemenang kategori  fairplay, tampil sebagai pemenangnya dari SMA Pataya Tangerang. Melalui kegiatan orienteering ini diharapkan akan terwujud generasi muda Indonesia yang memiliki semangat juang, kreativitas, dan sportivitas yang tinggi. (DA/LR/TR)