Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Pelantikan dan Pengambilan Sumpah Janji Jabatan Fungsional Widyaiswara Pada Badan Informasi Geospasial

 photo DSC_9828_zpsxvkorsxj.jpg

Berita Geospasial, Cibinong –Widyaiswara merupakan salah satu jabatan fungsional rumpun jabatan karir yang dibina oleh Lembaga Administrasi Negara. Badan Informasi Geospasial (BIG) dalam salah satu amanah Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2011 tentang Informasi Geospasial (IG) harus menyebarkan IG kepada seluruh lapisan masyarakat dan Widyaiswara juga menjadi salah satu bagian jabatan fungsional yang bertugas mengemban tugas tersebut.

Hari ini Kamis, 8 Maret 2018 menjadi hari bersejarah di BIG karena menjadi hari pertama peresmian semua pelantikan Jabatan Fungsional, yang mana selama ini pelantikan hanya dilakukan untuk Pejabat Struktural saja. BIG menjalankan amanah Peraturan Pemerintah Nomor 11 Tahun 2011 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil (PNS) dan tindaklanjut Perka BKN Nomor 7 Tahun 2017 tentang Pelantikan Jabatan Fungsional.

Dalam suasana penuh hikmat, Kepala BIG, Hasannudin Zainal Abidin melantik Pejabat Widyaiswara Ahli Utama dan Ahli Muda di Aula Utama BIG. Deviani Suryaningtyas yang didaulat menjadi pembawa acara mengawali suaranya mengajak para hadirin untuk menyanyikan lagu Indonesia Raya. Upacara yang dilaksanakan tepat pukul 14.00 ini dihadiri oleh Kepala BIG sebagai Pejabat yang melantik, Pejabat Pimpinan Tinggi Madya BIG, Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama BIG, Pejabat Administrator BIG, Pejabat Pengawas BIG, Para Saksi dan Perwakilan dari Pejabat Agama Islam.

Usai menyanyikan lagu Indonesia Raya, Sigit Murjati, Ka.Bag. Kepegawaian BIG membacakan Petikan Keputusan Kepala BIG Nomor 4 Tahun 2018 tentang Pemberhentian dari Jabatan Struktural Kepala Pusat Pemetaan Batas Wilayah, “..terhitung tanggal 8 maret 2018 memberhentikan dengan hormat nama: Ir. Tri Patma Sari MSi ,NIP. 19580605 198403 2 004,pangkat / golongan Pembina Utama/ IV –d  dari Jabatan Struktural Kepala Pusat Pemetaan Batas Wilayah disertai ucapan terima kasih atas pengabdian dan jasa-jasanya selama memangku jabatan tersebut. Petikan Keputusan Kepala BIG ini disampaikan kepada pns yang bersangkutan untuk dilaksanakan sebagaimana mestinya,ditetapkan di Cibinong tanggal 7 maret 2018, Kepala BIG, DR.Hasannudin Zainal Abidin.”

Selanjutnya pembacaan Petikan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 9/ M Tahun 2018 tentang pengangkatan dalam Jabatan Fungsional Ahli Utama,”... terhitung pada tanggal pelantikan, atas nama Ir. Tri Patma Sari Msi, NIP. 19580605 198403 2 004, pangkat / golongan Pembina Utama/ IV –d sebagai Widyaiswara Ahli Utama pada Balai Pendidikan dan Pelatihan Geospasial dan kepada yang bersangkutan diberikan tunjangan jabatan fungsional sesuai aturan perundang-undangan. Keputusan Presiden ini ditetapkan di Jakarta, tanggal 13 Februari 2018, Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

Keputusan Sekretaris Utama BIG Nomor 7 Tahun 2018 tentang pengangkatan pns dalam jabatan fungsional widyaiswara melalui jalur impassing,”... terhitung mulai 1 februari 2018 mengangkat pns dengan nama Toto Cahyono, S.Si, M.Si., NIP. 19691223 199003 1 001, pangkat penata tingkat I/ golongan ruang III-D unit kerja Pusat Penelitian Promosi dan Kerja Sama ke dalam Jabatan Fungsional Widyaiswara Ahli Muda dengan angka kredit sebesar 334. Ditetapkan di Cibinong tanggal 29 Januari 2018, Sekretaris Utama BIG, Titiek Suparwati.

Pembacaan naskah pelantikan oleh kepala BIG diiringi ucapan “...Saya, Kepala BIG, dengan ini secara resmi melantik saudara-saudara dalam jabatan baru di BIG, saya percaya bawa saudara menjalankan tugas dengan sebaik-baiknya sesuai tanggung jawab yang diberikan.  semoga Allah Subhahana allah, Tuhan Yang Maha Esa memberkati kita”. Upacara pengambilan sumpah dipimpin kepala BIG dan pns yang dilantik didampingi oleh saksi perwakilan agama Islam sesuai agama dan kepercayaan dari pns tersebut.

Penandatangan sumpah jabatan disertai dengan penandatanganan fakta integritas dilakukan oleh Ir. Tri Patma Sari, M.Si terlebih dahulu disusul oleh Toto Cahyono, S.Si, M.Si.,disaksikan oleh Sekretaris Utama BIG, Titiek Suparwati dan Deputi Bidang Informasi Geospasial Dasar, Arief Syafei dengan diketahui oleh Kepala BIG.

Pelantikan ini merupakan langkah strategis dan dinamika organisasi dalam rangka penataan kelembagaan dan alih tugas serta penyegaran tugas-tugas kenegaraan. Disisi lain, pelantikan ini untuk mengisi jabatan fungsional yang telah ditentukan melalui peta jabatan, analisis jabatan dan beban kerja, sehingga ke depan BIG menjadi organisasi yang lebih baik”, demikian beberapa kutipan kalimat yang disampaikan Hassanudin dalam kata sambutannya.

Beliau juga berpesan kepada hadirin yang hadir supaya ingat dengan Undang-Undang ASN Nomor 5 Tahun 2014 yang telah membawa perubahan dalam karir pns. Selama ini pns dikategorikan, diasosiasikan zona nyaman (comfort zone) tetapi adanya undang-undang ini , karir pns menjadi zona kompetitif sehingga akan tercapai kemajuan lembaga yang kualitasnya perlu terus ditingkatkan. Kita harus bersiap diri untuk berkompetisi, tiap karir ada uji kompetensi. Pelantikan ini juga menjadi bentuk kepercayaan seluruh pimpinan dan elemen lembaga ini, terutama untuk Widyaiswara.  Jabatan Fungsional Widyaiswara ini penting dan strategis demikian pula semua jabatan fungsional di BIG harus bisa menjembatani tuntutan dunia Informasi Geospasial. Jabatan fungsional itu sejatinya bersifat mandiri dalam bertugas, karena berfikir secara kreatif dan inovatif menciptakan output yang maksimal,  tapi koordinasi dengan unit dan lembaga tetap terus dilaksanakan.

Hasanuddin menambahkan prinsip penting dalam bekerja diantaranya:

  1.  Setiap PNS/ Aparatur Sipil Negara (ASN) harus bersifat sensitif dan responsif pada setiap hal yang datang ke dalam dan di luar organisasi, ini era discraption, semua bergerak dengan cepat ASN harus mengikuti perkembangan jaman.
  2. Mampu melakukan terobosan yang positif. ASN dituntut out off the box meskipun dibatasi aturan perundangan, kita tidak boleh terlalu telat. Grand design BIG hrs dibuat dengan baik termasuk Widyaiswara.
  3. Mengkombinasi seluruh sumber dana yang ada, minimnya anggaran bisa dilakukan pendanaan dari pinjaman Luar Negeri misalnya.
  4. Budaya melayani harus tetap dilakukan karena BIG, Badan yang harus melayani IG. Tuntutan masyarakat begitu besar, Widyaiswara merupakan Jabatan Fungsional yang tugasnya memberikan pengajaran kepada orang lain.
  5. Hindari like and dislike, harus berkeadilan. Semua yang bekerja berkompentensi meraih yang terbaik.

Acara diakhiri dengan pemberian ucapan selamat kepada para Widyaiswara baru dan selamat bertugas memajukan Informasi Geospasial.(AS)