Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Masukan Dalam Penajaman Persiapan Pra-Rakornas bidang IG 2018

Dalam rangka mempersiapkan Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Informasi Geospasial (IG) tahun 2018 yang akan dilaksanakan pada tanggal 21 Maret 2018 nanti, Badan Informasi Geospasial (BIG) mengadakan berbagai rangkaian acara untuk mendukung persiapannya, antara lain seperti : Rapat Pokja yang dilaksanakan pada 19-23 Februari 2018, Rapat Pimpinan (Rapim) Persiapan Rakornas yang dilaksanakan pada 26 Februari 2018, Pra-Rakornas yang akan dilaksanakan pada 12-13 Maret 2018, Persiapan Akhir Rakornas, hingga akhirnya Rakornas Bidang IG pada tanggal 21 Maret nanti.

Untuk mendukung rangkaian acara Rakornas Bidang IG tahun 2018 tersebut, BIG melaksanakan Rapat Penajaman Persiapan Rakornas pada hari Kamis, tanggal 22 Februari 2018, bertempat di Hotel Sultan, Jakarta. Dalam rapat ini dihimpun masukan-masukan dari Kementerian/Lembaga (K/L) terkait bahan atau materi untuk Pra-Rakornas pada tanggal 12-13 Maret 2018 nanti. Sudah ada beberapa yang memberi masukan dan ada pula yang belum bisa memberikan jawaban terkait Rakornas bidang IG tahun 2018.

Masukan-masukan yang sudah diberikan kepada BIG diantaranya adalah dari  Direktorat Topografi Angkatan Darat (Dittopad) yang sudah merencanakan kegiatan pada 2020-2024, khususnya terkait wilayah perbatasan, dimana formulir lengkapnya akan disampaikan secepatnya. Sementara Pusat Hidrografi dan Oseanografi TNI Angkatan Laut (Pushidrosal)  akan merencanakan survey pemetaan matra laut, wilayah pembuangan amunisi, dan area pelatihan kapal selam.

Kemudian dari  Pemotretan Udara (Potrud) TNI AU menyatakan bahwa “Fokus kegiatan dari Potrud adalah pemotretan udara wilayah perbatasan. Terkait mekanisme penganggaran perlu dijelaskan lebih detil dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas”. Hal itu kemudian langsung ditanggapi oleh Sugeng Prijadi, selaku Inspektur BIG yang hadir, “BIG bersama Bappenas mendorong agar mekanisme anggaran tidak mengganggu kegiatan utama di tubuh TNI sendiri. Apabila kegiatan tidak ada pada RPJMN 2014-2019, mohon diusulkan kegiatan-kegiatan baru terkait IG di TNI, sehingga Bappenas bisa memperkirakan alokasi anggaran tersebut”.

Perwakilan dari  MABES TNI menyatakan bahwa terkait kegiatan Percepatan Kebijakan Satu Peta (PKSP), hasil dari kegiatan rapat penajaman ini tidak berbasis output tetapi outcome. Sementara MABES TNI memiliki kepentingan untuk pembuatan tata ruang pertahanan. Dalam hal ini Sugeng menanggapi bahwa PKSP merupakan paket kebijakan ekonomi ke-8 dari Pemerintah berdasarkan Perpres 9/2016. PKSP merupakan proses integrasi IG pada 19 K/L, yang awalnya terkait tumpang tindih proses perizinan. “Tahun ini sudah memasuki tahun ketiga, dan proses pengintegrasian ini akan di-launching pada tanggal 18 Agustus 2018, dan akan ditindaklanjuti sebagai masukan terkait banyaknya perencanaan tata ruang dengan wilayah pertahanan. Sebagaimana diketahui PSKP ini koordinatornya adalah Kemenko Perekonomian. Masukan ini akan BIG bantu sampaikan kepada Kemenko Perekonomian”, tukas Sugeng.

Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi  (BPPT) turut memberi masukan, bahwa untuk tahun 2019 terdapat 2 kegiatan terkait IG dan ada penambahan satu kegiatan pada RPJMN 2020-2024. Sugeng kemudian menjelaskan bahwa dulu BIG pernah bekerja sama dengan BPPT dan K/L terkait lain untuk kegiatan pembuatan Grand Design kelautan, karena BPPT memilik kapal yang canggih untuk proses pemetaan. Sugeng juga menambahkan, diharapkan data-data kebutuhan IG disampaikan kepada BIG melalui email. Kemudian Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menyampaikan, terkait kebutuhan penyelenggaraan IG, LAPAN masih melakukan kegiatan penyediaan CSRT dan butuh masukan dari BIG dan K/L terkait lokasi-lokasi yang membutuhkan data citra untuk pelaksanaan kegiatan Prioritas Nasional. Untuk hal ini Sugeng menanggapi, BIG akan mengirimkan segera rencana kegiatan yang akan dilakukan sebelum Rakornas, agar dapat dibahas terlebih dahulu sebelum Rakornas diselenggarakan.

Selain itu, masih ada beberapa K/L yang belum menyerahkan rencana kegiatan yang berkaitan dan berkebutuhan data-data IG kepada BIG. Dalam hal ini Sugeng menekankan untuk para perwakilan dari masing-masing K/L agar dapat segera mengirimkannya melalui email, supaya dapat dibahas di Pra-Rakornas Bidang IG yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 12 Maret 2018. (KN/LR)