Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

Dittopad Buka Peluang Kerja Sama Pertukaran Data dengan BIG

Cibinong, Berita Geospasial – Direktorat Topografi Angkatan Darat (Dittopad) melakukan kunjungan kerja ke Badan Informasi Geospasial (BIG) pada Rabu, 9 Januari 2019. Kunjungan ini bertujuan mempererat silaturahmi, sekaligus membuka peluang kerja sama pertukaran data.

Direktur Topografi Angkatan Darat Brigjen TNI Ir. Asep Edi Rosidin, M.D.A mengatakan, Informasi Geospasial (IG) kian menjadi bagian dari kehidupan dan pemerintahan. Peran IG bagi pemerintahan, di antaranya untuk pertahanan dan keamanan, pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan, keselamatan navigasi udara/laut, penanganan kondisi darurat, Search and Rescue (SAR), manajemen pertanahan, pemantauan emisi karbon, biosecurity, dan formulasi kebijakan.

“Karena pentingnya peran IG, kami sangat berharap BIG bisa mengadakan acara untuk komunitas peta yang diselenggarakan dua bulan sekali. Sehingga dapat terbentuk komunikasi yang intens antarkomunitas peta,” tutur Asep di Ruang Rapat Gedung Utama, Lantai 2, Badan Informasi Geospasial, Cibinong.

Tidak hanya itu, Asep juga meminta adanya keterbukaan data dari BIG, terutama data terkait toponimi. “Selama ini banyak masyarakat belum tahu mengenai beragam informasi dari BIG,” lanjutnya.

Kepala BIG Hasanuddin Zainuddin Abidin menimpali, bahwa berbagai informasi dari BIG sebenarnya bisa diakses melalui srgi.big.go.id dan Ina-Geoportal. “Seluruh informasi yang bisa diakses oleh masyarakat secara umum teah kita share di dua alamat website tersebut,” terangnya.

Pada kesempatan ini, Deputi Bidang Informasi Geospasial Dasar Mohamad Arief Syafi'I juga menyampaikan mengenai data Informasi Geospasial Dasar (IGD), seperti peta dasar dan Sistem Referensi Geospasial Indonesia (SRGI).

“Sesuai amanah Presiden Joko Widodo mengenai Geoportal Kebijakan Satu Peta (KSP), maka ke depan BIG menuju pemetaan skala besar. Kita tidak mungkin menjalankan amanah tersebut sendirian, karena kita memiliki ribuan pulau. Kami sangat membutuhkan bantuan DIttopad untuk pemetaan skala 1:5.000,” ujar Arief.

Deputi Bidang Informasi Geospasial Tematik (IGT) Nurwadjedi menambahkan, KSP telah diluncurkan pada Desember 2018. Saat ini, data dari Geoportal KSP telah bisa dimanfaatkan kementerian/lembaga/pemerintah daerah yang tergabung dalam simpul jaringan.

Menanggapi hal tersebut, Asep selaku Dittopad menyatakan siap mendukung setiap kegiatan yang diadakan BIG. Selain itu, pihaknya juga siap membantu tugas-tugas nasional yang dijalankan BIG, serta menjalin kerja sama terkait pemetaan area perbatasan.

Sebagai informasi, hadir pula dalam pertemuan ini, yaitu Kepala Pusat Pemetaan Rupabumi dan Toponim Ida Herliningsih, Kepala Pusat Jaring Kontrol Geodesi dan Geodinamika Antonius Bambang Wijanarto, Kepala Pusat Pemetaan Batas Wilayah Ade Komara Mulyana, Kepala Pusat Pemetaan dan Integrasi Tematik Lien Rosalina, serta Kepala Bidang Jaring Kontrol Horisontal dan Vertikal Joni Efendi. (KIS/NIN/LR)