Badan Informasi Geospasial

Bersama Menata Indonesia yang Lebih Baik

BIG Tandatangani Kesepahaman Bersama JCP Belanda

Jakarta, Berita Geospasial – Perubahan iklim menjadi fenomena yang mesti ditanggapi dan ditanggulangi dengan serius. Sebab, perubahan iklim menjadi satu faktor yang mengakibatkan bencana alam.

Menanggapi fenomena tersebut, Badan Informasi Geospasial (BIG) menghadiri penandatanganan kesepakatan bersama dan seminar Joint Cooperation Project (JCP) Day 2019. Acara ini berupa kerja sama antara beberapa kementerian/lembaga (K/L) dengan beberapa instansi dari Belanda, seperti Deltares dan Institute for Aerospace Survey and Earth Science (ITC), untuk membahas sistem mitigasi banjir dan kekeringan.

“Delapan tahun sudah kerja sama ini berlangsung. Dengan berbagai hasil positif yang telah dicapai, saya berharap keilmuan dan pengembangan teknologi yang didapatkan kedua negara bisa bermanfaat bagi masyarakat luas,” kata Rob Swartbol, Duta Besar Belanda untuk Indonesia, di Pendopo Sapta Taruna, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), Jakarta, Selasa, 19 Februari 2019.

Dalam acara bertajuk Working Together On Water And Climate For Sustanable Developtment, Rob juga memaparkan hasil kerja sama yang telah dicapai program JCP selama delapan tahun. Salah satunya manajemen peringatan banjir (flood early warning system) di beberapa wilayah Indonesia.

 Acara juga diisi seminar dan diskusi dengan materi ilmu kebumian dan mitigasi kebencanaan, Perwakilan Widyaiswara BIG Ratna Sari Dewi tampil sebagai narasumber untuk menjelaskan tugas dan fungsi BIG.

Pada kesempatan ini, BIG juga membuka mini Booth yang menampilkan buku-buku sains dan terkait Informasi Geospasial.

Sebagai informasi, penandatanganan kesepahaman bersama dan seminar ini dihadiri sejumlah pejabat eselon dari Kementerian PUPR, BIG, Badan Klimatologi Meteorologi Geofisika (BMKG), Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT), serta Lembaga Antariksa dan Penerbangan Nasional (LAPAN). (AR/NIN).